Terkait Kasus Dugaan Tipikor ATK BPKAD Kejari Sorong Apresiasi Walikota Penuhi Panggilan Penyidik

Tipikor
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Setelah ketua DPRD Kota Sorong Petronela Kambuaya memenuhi panggilan penyidik  Kejaksaan Negeri Sorong, sebagai saksi, Senin (23/3) kurang lebih dimintai keterangan 2-3 jam dengan 26 pertanyaan, keesokan harinya Selasa (24/3) Wali Kota Sorong, Drs.Ec Lambert Jitmau, memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong sebagai saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi Pengadaan ATK dan Barang Cetakan tahun anggaran 2017 senilai Rp 8 Miliar, pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Sorong, telah dimintai keterangan dengan dicecar 36 pertanyaan oleh penyidik.

Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Negeri Sorong telah melakukan pemeriksaan 17 orang saksi yang diperiksa dalam kasus ini.

Kepada awak media di kantor Kejaksaan, Kajari Sorong, Erwin Saragih.SH.MH, menyampaikan apresiasi kepada Walikota Lambert Jitmau, yang telah memenuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan, dimana sesuai etika, sebelumnya penyidik telah berkoordinasi dan mendapat ijin dari Gubernur Papua Barat.

Disinggung soal dengan selesai Walikota dan ketua DPRD yang telah dimintai keterangan apakah kedepannya penyidik akan menetapkan tersangka, kata Kajari, nanti penyidik yang akan menindaklanjuti perkembangan selanjutnya.

” Ini masih penyedikan umum, nanti ada waktunya, kalau memang memenuhi cukup alat bukti unsur pidana, akan dilanjutkan ke persidangan, kalau tidak hentikan, karena kami sangat hati-hati dalam menangani suatu kasus, sebab ini menyangkut orang, “terang Kajari Erwin Saragih seraya menambahkan hari ini kami hanya bisa menyampaikan apresiasi Walikota sudah memenuhi panggilan Kejari dengan menjawab 36 pertanyaan penyidik. (***)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *