Kejaksaan Kaimana Mulai Bidik Dugaan Korupsi Dua Kegiatan Besar Didua Instansi TA 2020

Tipikor
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com Kejaksaan Negeri Kaimana saat ini sudah mencium aroma korupsi atau penyalahgunaan dana dua kegiatan besar, yang ada di dua instansi di Kabupaten Kaimana. Hal ini dijelaskan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Wahyudi Eko Husodo, SH,MH, didampingi Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kaimana, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (25/8).

Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Wahyudi Eko Husodo,SH,MH

Menurutnya, dua kegiatan besar dengan dugaan penyalahgunaan dana tersebut sedang didalami oleh pihaknya.

“Untuk saat ini ada dua kegiatan besar yang sedang kita dalami. Dugaannya terindikasi ada penyalahgunaan anggaran. Dua kegiatan tersebut dilaksanakan ditahun anggaran 2020 yang lalu. Ini juga menjadi target kami, dan kalau tidak ada halangan, kami akan tuntaskan di tahun ini. Semoga dua kegiatan ini nanti bisa terungkap. Kalau cepat, kita akan selesaikan ditahun 2021 ini,” ungkapnya.

Pria tiga anak yang pernah menjabat sebagai Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Asahan Sumatera Utara ini menegaskan bahwa, dirinya tidak mempunyai program yang muluk-muluk.

“Untuk program kami setelah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, kami akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh pak Sutrisno. Tetapi kami juga menyadari sungguh bahwa SDM kami di Kaimana ini masih terbatas jika dibandingkan dengan SDM yang ada di kantor kejaksaan yang lain. Tapi mudah-mudahan ini tidak menjadi halangan bagi kami, untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat Kaimana, dan membongkar kasus-kasus di Kabupaten Kaimana,” ujarnya.

Kejari Wahyudi juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat ini akan ada kerjasama antara Kejaksaan Negeri Kaimana dengan Pemerintah Kabupaten Kaimana.

“Memang kemarin, selama masih dijabat pak kajari yang lama, sudah ada MoU antara Kejaksaan Negeri Kaimana dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana. Sekarang ini kan pemerintahnnya sudah dengan kepala daerah yang baru setelah pilkada kemarin. Sehingga tentunya, MoU juga pasti dengan pemerintahan yang baru ini. Kalau untuk kerjasama ini tentunya hanya mengarah pada memberikan pertimbangan hukum kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana,” tuturnya.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kaimana, Dicky Wahyu Ariyanto,SH

Sementara itu, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kaimana, Dicky Wahyu Ariyanto, SH, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya membenarkan bahwa, saat ini kejaksaan tengah membidik dua kasus besar yang akan terus didalami kedepannya.

“Mudah-mudahan, dua kegiatan besar yang dimaksud, bisa segera dilimpahkan ke pidsus. Kalau tidak ada halangan, tahun ini pasti akan kami selesaikan dua dugaan penyalahgunaan dana dalam dua kegiatan besar ini. Kami juga berharap, ini bisa menjadi pintu masuk bagi kejaksaan untuk mengungkap kasus-kasus yang lainnya,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *