Hibah KNPI Papua Barat Milyaran Rupiah Setiap Tahun Selama 5 Tahun Di Duga Ada Korupsi Polda Papua Barat Diminta Segera Usut

Tipikor
Bagikan berita ini

SORONG,Honaipapua.com, -Sekjen Law Firm Dhipa Adista Judticia Indonesia Inteligence Institute Wilayah Papua dan Papua Barat, Yosep Titirlolobi, SH mengatakan bahwa dana hibah DPD Komite Pemuda Nasional Indonesia (KNPI) Papua Barat puluhan miliar selama lima tahun mulai dari tahun 2017 sampai tahun 2022 diduga ada indikasi korupsi, Polda Papua Barat diminta untuk segera mengusut.

Menurut Yosep, pengurus DPD KNPI Papua Barat harus mempertanggungjawaban pemanfaatan anggaran hibah KNPI Papua Barat selama lima tahun ini yang tidak ada program untuk pemuda di Papua Barat dan tidak perna disentuh oleh penegak hukum.

“Kita ambil contoh, di KNPI Papua Barat ada 50 bidang, tentu dengan adanya 50 bidang sudah pasti ada 50 program kerja yang menjadi prioritas, tetapi yang terjadi sampai saat ini program KNPI Papua Barat tidak berjalan sama sekali padahal banyak program,” kata Yosep kepada media ini Jumat (25/2).

Lanjut Yosep, uang tersebut adalah uang rakyat yang ditaruh didalam APBD Papua Barat, kalau disalahgunakan, aparat kepolisian Polda Papua Barat harus bertindak, karena kegiatan KNPI selama lima tahun ini untuk pemuda di papua tidak ada program dan pemuda dan para OKP banyak berjalan sendiri-sendiri tanpa didukung oleh KNPI Papua Barat sebagai wadah pemuda.

“KNPI Papua Barat selama inikan vakum tetapi pencairan Hibah untuk KNPI Papua Barat di duga tetap dicairkan terus setiap tahunnya dan berbagai kegiatan kepemudaan yang dimasukkan untuk pencarian dana hibah setiap tahun diduga fiftif karena KNPI Papua Barat selama 5 tahun mati suri, “tutur Yosep.

Yosep menambahkan, dana bantuan Pemprov Papua barat Miliaran Rupiah harus diusut dan dipertanyakan penggunaannya, mengingat bantuan Pemprov setiap tahun untuk KNPI Papua Barat diduga terbuang sia-sia, dan pemuda sangat dirugikan oleh ulah oknum-oknum didalam tubuh kepengurusan DPD KNPI Papua Barat yang selama ini melakukan dugaan tindak pidana korupsi.

Melihat situasi dan kondisi KNPI Papua Barat saat ini yang terpuruk, kami meminta kepada Polda Papua Barat untuk mengusut tuntas KNPI yang menerima anggaran APBD bantuan Pemprov Papua barat setiap tahunya, hal ini perlu di usut agar kedepannya anggaran hibah KNPI Papua Barat bisa di gunakan tepat sasaran dan pengurus DPD KNPI Papua Barat sendiri bisa bertanggung jawab dalam penggunaan anggaran dan organisasi.

“Periksa Itu pengurus KNPI Papua Barat yang menerima bantuan Pemprov Papua barat miliaran rupiah setiap tahun, agar mereka itu jangan merasa paling benar dalam ber KNPI, sementara penggunaan anggaran tidak jelas laporannya dan dalam waktu dekat kami akan turun ke Mabes Polri dan Polda Papua Barat untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di tubuh KNPI Papua Barat,”tegas Yosep. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *