Gunakan Gedung Inspektorat. Kasi Pidsus Kajari Sorong Memeriksa Sejumlah Saksi Kasus PLTD Raja Ampat T.A 2010

Tipikor
Bagikan berita ini

Waisai,Honaipapua.com, -Kejaksaan Negeri Sorong melalui Pidana khusus( Pidsus) melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dalam kasus pembangunan jaringan listrik tegangan rendah menengah tahun 2010, di gedung Inspektorat Kabupaten Raja Ampat, Senin 31/10/2022.

Kasi Pidsus Kajari Sorong, Khusnul Fuad, S.H

Sejumlah saksi diperiksa langsung oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Sorong Khusnul Fuad, SH bersama timnya.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sorong Khusnul Fuad, S.H usai melakukan pemeriksaan, kepada media ini mengatakan, pihaknya hari ini meminjam gedung inspektorat Kabupaten Raja Ampat, untuk melakukan pemeriksaan beberapa saksi dalam kasus pembangunan jaringan listrik tegangan rendah menengah kabupaten Raja Ampat tahun 2010.

Alasan dipakainya gedung inspektorat untuk memeriksa saksi- saksi tersebut, karena sempat beberapa kali kejaksaan negeri Sorong lakukan pemanggilan untuk pemeriksaan di Sorong, namun saksi-saksi tersebut berhalangan hadir karena kesibukannya masing-masing, oleh karena itu, kami berinisiatif untuk menjemput bola, agar mempermudah dan mempercepat proses pemeriksaan. Tutur Kasi Pidsus

Atas dasar itulah, menurut Kasi Pidsus Pihaknya memohon untuk pinjam gedung ini guna lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Ditanya berapa orang saksi yang sudah diperiksa, Kasi Pidsus dengan tegas mengatakan, untuk saat ini yang sudah diperiksa, yakni, Panitia Adendum, panitia Pengadaan, dan juga beberapa staf dari Dinas pertambangan dan energi Kabupaten Raja Ampat. Urainya.

Dikatakannya, sebenarnya hari ini kami masih menunggu beberapa orang saksi yang namanya masuk dalam  surat panggilan, namun yang baru hadir yaitu bendahara. Untuk bendahara sendiri kami periksa terkait mekanisme pembayaran dalam kasus tersebut.

Jadi pada intinya yang berkaitan dengan kasus ini tetap akan dilakukan pemeriksaan, karena ini merupakan bagian dan pengembangan.tegasnya sembari menambahkan rencana pemeriksaan akan dilakukan selama dua hari. (Cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *