DAP Doberay Desak Kajati PB Segera Ungkap Dugaan Korupsi Dana Hibah Kongres Pemuda Katholik

Tipikor
Bagikan berita ini

Manokwari,Honaipapua.com, -Belum lama ini dibeberapa media, Kejaksaan Tinggi Papua Barat telah menyatakan bahwa Dugaan Korupsi dana hibah Kongres Pemuda Katolik, Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua Barat untuk kedua kalinya memanggil dua pengurus untuk dimintai keterangan. Demikian disampaikan Ketua DAP Wilayah III Doberay Papua Barat Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP.

Ketua DAP Wilayah III Doberay Papua Barat Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP, kepada media Minggu (16/10) mengatakan bahwa Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat Juniman Hutagaol SH MH dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Belly Arthur l Wuisan membenarkan pemanggilan dua pengurus Pemuda Katolik.

Sudah sekian Lama Kejaksaan Tinggi Papua Barat Mengatakan bahwa Sudah Pengumpulan Bahan Keterangan ( Pulbaket) dan sudah sekian lama belum diungkapkan Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Kongres Pemuda Katholik,  Sebenarnya hal ini ada apa? Kok sampai bisa lama begini?

” Atasnama Masyarakat Adat Papua di Papua Barat kami mengapresiasi Kinerja Kejaksaan Tinggi Papua Barat dan juga kami Mendesak sesegera mungkin diungkap Dugaan Korupsi Dana Hibah Kongres Pemuda Katholik, agar Publik jangan selalu bertanya-tanya, “tanya Paul Finsen Mayor.

Kata Paul, apalagi Kasus ini masih saja ” berlabuh” di Kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat. Apakah Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Kongres Pemuda Katholik, begitu sulit kah???

Menurut Paul, tindakan Melawan hukum seperti tindakan Korupsi inilah yang merusak sendi-sendi kehidupan Masyarakat Adat Papua makanya kami atasnama Masyarakat Adat Papua di Papua Barat mendesak Kejaksaan Tinggi Papua Barat segera umumkan Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Kongres Pemuda Katholik.

” Masyarakat adat Papua di Papua Barat sangat mendukung Penuh Kinerja Kejaksaan Tinggi Papua Barat. Kami juga menyatakan bahwa sesungguhnya Kami, masyarakat adat Papua tidak akan melindungi siapapun Terduga Koruptor, kami nyatakan itu sebagai Komitmen kami untuk memberantas tindak Korupsi di Provinsi Papua Barat, ” ungkap Paul.

Ia menambahkan, Kejaksaan Tinggi Papua Barat saat ini menangani kasus dugaan korupsi dana hibah dari Pemerintah Papua Barat untuk kegiatan Kongres pemuda Katolik Tahun 2021, dana yang bersumber dari APBD itu sekitar Rp 3 Miliar.

” Kegiatan Kongres yang sedianya digelar di Papua Barat akhirnya dipindahkan ke luar Papua Barat, sementara Anggaran tersebut telah di cairkan kepada Panitia Pelaksana. Penanganan kasus ini sudah masuk tahap Penyidikan dimana sejumlah pihak telah dimintai keterangan, ” tambahnya lagi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *