15 Hari Kerja, Kajari Sorong Tetapkan Empat Tersangka Kasus Dugaan Tipikor 

Tipikor
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Terhitung 15 hari kerja kepala Kejaksaan Negeri Sorong secara resmi mengungkapkan dengan menetapkan Plt Dinas Kesehatan kabupaten Tambrauw berinisial PT, sebagai tersangka atas kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan Speed boad tahun anggaran 2016.

Dihadapan sejumlah awak media cetak dan elektronik, Senin (15-3) malam, di aula Kantor Kejaksaan Negeri Sorong, Kepala Kejaksaan Negeri Sorong, Erwin Saragih.SH.MH yang didampingi Kasiepidsus, KasieIntel dan Kasiepenyidikan, mengatakan, keempat tersangka mereka berperan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk tersangka PT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk tersangka PB, dan YAW sebagai rekanan atau kontraktor atau pihak ketiga serta inisial KK sebagai staf dari kontraktor tersebut yang mempunyai perusahaan inisial R.

Dikatakan Kejari bahwa proses penanganan kasus ini, para penyidik Kejaksaan Negeri Sorong mulai melakukan penyelidikan sejak tahun 2019 lalu dan hingga saat ini ke empat tersangka imasih berada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Sorong,” terangnya.

Kajari menambahkan, untuk pasal yang disangkakan kepada keempat tersangka, yakni, Pasal 2, Ju 18 UU Korupsi Ju 55 ayat 1 KUHP, dengan ancaman minimal empat tahun penjara. Dan akibat dari proyek pengadaan Speed Boad tersebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp.1 Milyar Rupiah lebih sesuai hasil audit BPKP Perwakilan Papua Barat.

” Saya mohon bantuan Doa dari seluruh komponen masyarakat dan rekan-rekan media,  soal penanganan kasus dugaan Tipikor yang sedang ditangani oleh penyidik Kejaksaan, sehingga kedepan proses hukum lanjutan ke Pengadilan dapat berjalan dengan aman dan lancar, “imbuh Kejari. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *