Pilkades Kaimana 2019 Inspektorat : ‘Kami Tidak Bisa Intervensi’

Sosok
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Tahapan pelaksanaan pemilihan kepala kampung di Kaimana saat ini tengah berjalan.

Sosialisasi-sosialisasi pun sudah dilaksanakan oleh tim pemilihan kepala kampung, yang diinisiasi oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Kaimana.

Inspektur Kabupaten Kaimana, Fredy Susanto Zaluchu, S.STP

Banyak figur yang ada di masing-masing kampung pun mencalonkan diri menjadi kepala kampung. Bahkan ada juga mantan pejabat kampung yang ikut dalam bursa pencalonan kepala kampung ini.

Terkait dengan dugaan penyalahgunaan dana kampung yang melibatkan beberapa oknum, yang juga akan maju kembali dalam pencalonan kepala kampung, maka diperlukan pemahaman yang baik dan benar dari seluruh masyarakat kampung, sehingga tidak memilih kembali calon kepala kampung yang diduga telah keliru dalam mengelolah dana kampung ini.

Inspektur Kabupaten Kaimana, Fredy Susanto Zaluchu, S.STP ketika dikonfirmasi di Kaimana belum lama ini, mengatakan bahwa, terkait dengan pemilihan kepala kampung, pihaknya tidak mempunyai kewenangan untuk melakukan intervensi kepada calon-calon yang akan ikut dalam pemilihan kepala kampung.

“ Yang jelas bahwa selama ini kalau ada persoalan terkait dengan dugaan penyelewengan dana kampung, pasti kami tindaklanjuti. Sampai saat ini sudah ada beberapa oknum yang sudah kami tangani masalahnya,” ungkapnya.

Lanjut Zaluchu, terkait dengan pemilihan kepala kampung, panitia pemilih-lah yang mempunyai kewenangan untuk melakukan verifikasi calon-calon yang akan maju dalam pilkades.

“ Kalau dari kami memang tidak ada ruang, dan kami tidak mempunyai kewenangan untuk merekomendasikan kepada panitia pemilih. Itu sudah menjadi ranahnya panitia pemilih atau panlih ini. Terlepas dari apakah ada calon yang dalam tanda kutip pernah bermasalah atau tidak. Karena pemilihan kepala kampung ini menjadi kewenangan panlih,” ujarnya.

Zaluchu juga berharap agar, ditengah maraknya penyelewengan dana kampung, masyarakat bisa lebih jeli dalam memilih kepala kampung.

“ Kami berharap agar masyarakat tidak lagi memilih berdasarkan ini dan itu, tetapi pilihlah kepala kampung yang memang bisa dipercaya, dan yang bisa memajukan kampungnya. Pilihlah kepala kampung yang bisa membawa perubahan bagi kampung tersebut,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *