Orideko: “Saya anak GKI, Jangan Tunggangi Politik dengan Nama Besar Ketua Klasis. Camkan Itu”

Sosok
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

RAJA AMPAT,Honaipapua.com, -Sebagai Pelayan Jemaat tidak seharusnya membawa diri dan merasa diri hebat lalu melakukan tindakan yang tidak benar dan mencoreng nama Gereja Kristen Injil (GKI).

Sepintas kalimat itu, disampaikan oleh Orideko Burdam yang merupakan anak yang lahir dari Keluarga GKI Ditanah Papua sekaligus Calon Bupati Kabupaten Raja Ampat.

” Saya pribadi mau menyampaikan kepada ketua Klasis Raja Ampat, yang beberapa hari ini membuat aksi-aksi. Secara pribadi saya anak GKI sangat kecewa dengan tindakan yang lakukan, “tegasnya kepada media ini Kamis (10/9/2020).

Dikatakan Orideko bahwa sebagai pimpinan tertinggi dalam Klasis, kenapa tidak menunjukan Netralitas.

” Ketua Klasis jangan hanya melihat kelompok kecil yang berada disampingnya namun tidak melihat kelompok besar yang selalu menopang perkembangan pelayanan, ” tandas Orideko.

” Sehingga hari ini, saya menyampaikan kekecewaan saya, kepada ketua klasis Raja Ampat. ” Saya sangat kecewa, “ucap Orideko.

” Seharusnya beliau bisa melihat dari berbagai sisi, karena kami juga anak- anak GKI, “ujarnya sembari menambahkan jangan bawa-bawa nama GKI karena kami semua lahir dari GKI, Ingat itu.

Oleh sebab itu, menurut Orideko, ketua Klasis jangan membuat kekisruhan diantara kami anak-anak GKI di Raja Ampat. ” Apabila ketua klasis mengkampanyekan kotak kosong, berarti kami sebagai anak GKI menganggap bahwa bapak tidak memiliki sikap untuk merangkul semua anak-anak GKI terkhusus di Kabupaten Raja Ampat, “Tukasnya.

” Sekali lagi saya menghimbau kepada masyarakat Raja Ampat untuk mempergunakan hak pilihnya dengan baik, jangan dengar sana sini, “imbuh Orideko.

” Terlebih lagi untuk tokoh-tokoh Agama, jangan memanfaatkan jemaatnya untuk membuat suatu hal yang tidak menarik. Tapi mari kita bergandengan tangan membangun Kabupaten Raja Ampat yang kita cinta bersama. Saya anak GKI saya Sudah berbuat banyak untuk tanah ini, “tambah Orideko lagi.(cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *