Yunus Saflembolo : ” Saya Kunjungi Objek Wisata Yang Dituding Kawasan Zona Merah “

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Menanggapi pemberitaan yang dilansir oleh beberapa media bahwa Balon Bupati kabupaten Sorong Selatan Yunus Saflembolo.SE.MTP, diduga di Bius dan ditemukan warga tak tersadarkan diri di salah satu objek wisata di daerah Sukabumi, hal itu tidak benar.

” Saya ke Sukabumi untuk melihat potensi wisata, tepatnya di Curug Pareang, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampang Tengah, dengan tujuannya adalah ketika saya terpilih nanti menjadi Bupati Sorong Selatan, tempat itu bisa digunakan sebagai tempat studi dalam pengembangan wisata tentunya, tetapi konon kabarnya, daerah ini diketahui masyarakat sering terjadi serperti hal-hal yang sudah diberitakan itu, makanya saya dituding sebagai korban itu juga, “terang Yunus Saflembolo kepada Honaipapua.com.

Dikatakan Yunus Saflembolo, kabupaten Sorong Selatan terkenal demgan julukan 1001 sungai sehingga mempunyai kesamaan  potensi wisata air terjun sehingga dalam kunjungan dirinya di desa Curug Sukabumi ini kedepan bisa dapat dikembangkan di Sorong Selatan.

” Saya kaget kawasan atau daerah Sukabumi ini diketahui atau diceriterakan banyak orang sebagai tempat yang dituding kepada saya, “tuturnya.

” Pasca kejadian, beberapa orang teman dari DPC PDIP Sukabumi datang melihat saya, karena mereka mengetahui bahwa saya juga adalah Balon Bupati yang sedang mengurus rekomendasi partai di Jakarta, “ujarnya.

” Tidak ada barang bawaan saya yang hilang, seperti yang diberitakan sebelumnya, saya sempat kaget dan heran kenapa media begitu cepat memberitakan seperti itu, hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya apakah benar seorang Calon kepala Daerah bisa lakukan hal semacam itu, tapi kejadiannya sudah terjadi, sehingga saat itu ada warga yang melihat dan menemukan kami dan memberikan keterangan seperti itu begitu cepat otomatis rumor yang berkembang sampai ketelinga media pun demikian, “ujarnya.

Sejak Lockdown, tambah Yunus, dirinya sudah berada di Jakarta untuk mengurus rekomendasi partai politik. ” Jadi, sekali lagi saya katakan, hal yang diberitakan media itu tidak benar, kalau daerah objek wisata itu mungkin benar sering dibicarakan orang kerap kali terjadi demikian, saya tidak tahu, “tambah Yunus Saflembolo. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *