Yance Salambauw.SH,MH : Hasil Sidang Putusan, Sah Ketua IKF Terpilih adalah Marthinus Lende Mere

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Kuasa Hukum Ikatan Keluarga Flobamora NTT Kota Sorong Yance Salamabuw.SH,MH, mengatakan, sesuai hasil Sidang di kantor Pengadilan Negeri Sorong, bahwa Hakim membacakan hasil sengketa kepengurusan IKF Kota Sorong periode 2021-2025, dimana didalam putusan tersebut, majelis Hakim telah mempertimbangkan seluruh fakta-fakta yang telah kami menyampaikan pada persidangan-persidangan berjalan sebelumnya dan tiba pada hari ini Selasa (9/11) siang pada hasil putusan, yaitu, mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.

Kepada awak media disalah satu rumah makan, usai mengikuti jalannya hasil sidang di kantor Pengadilan Negeri Sorong, kuasa Hukum penggugat IKF, Yance Salamabuw.SH,MH, mengatakan bahwa Majelis Hakim mengabulkan penggugat untuk seluruhnya dapat kami sebutkan seperti ini, yaitu, menyatakan sah proses dan atur mekanisme pelaksanaan Musyawah Daerah yang luar biasa IKF Kota Sorong tertanggal 4 Maret 2021, menyatakan sah dan memiliki kekuatan hukum yang mengingat atas terpilihnya penggugat atas nama Marthinus Lende Mere selaku ketua terpilih dan Oktavianus Klau Bria.ST,MT selalu Sekertaris terpilih IKF, kemudian menyatakan sah dan memiliki kekuatan hukum yang mengingat atas pelantikan penggugat selaku pengurus IKF Kota Sorong periode 2021-2025 oleh ketua IKF provinsi Papua Barat tertanggal 27 Maret 2021, selanjutnya menyatakan tidak sah dan batal demi hukum proses dan atau mekanisme pelaksanaan Musyawarah Besar ke-8 IKF Kota Sorong tanggal 7 Pebruari 2021, selanjutnya menyatakan tidak sah serta batal demi hukum atas terpilihnya tergugat atas nama Syafrudin Sabonama selaku ketua dan Adrianus Pelan selaku Sekertaris. Maka dengan dikabulkannya petitum penggugat seperti ini, berarti tidak ada dua kepengurusan yang diakui oleh Negara melainkan hanya satu kepengurusan IKF Kota Sorong yaitu, hasil Musda luar biasa tertanggal 4 Maret 2021 dengan ketua Marthinus Lende Mere selaku ketua terpilih dan Oktavianus Klau Bria.ST,MT selaku Sekertaris terpilih IKF.

” Jadi, semua point-point yang kamu ajukan sebagai penggugat itu dikabulkan seluruhnya, termasuk menyatakan tidak sah dengan batal demi hukum proses mekanisme atas terpilihnya Syafrudin Sabonama dan Adrianus Pelan selaku Sekertaris, sesuai hasil Musda ke-8 tanggal 7 Pebruari 2021, “beber Yance lagi.

Yance menambahkan, berdasarkan putusan yang telah dibacakan oleh ketua Majelis Hakim tadi, pihak yang kalah mempunyqi hak untuk dapat mengajukan Kasasi dengan kurun waktu diberikan 14 hari kedepan sesuai dengan undang-undang Ormas. Untuk itu, kami dari tim hukum mau menyampaikan kepada seluruh masyarakat Flobamora bahwa inilah proses yang berjalan, tidak mencari siapa yang menang dan kalah, tetapi semata-mata untuk mengakhiri sengketa dan untuk menyakini polemik siapa sesungguhnya yang diberikan hak dan punya legalitas untuk memimpin IKF Kota Sorong selama 4 tahun kedepannya melakukan langkah-langkah guna membantu pemerintah daerah kota Sorong dalam pembangunan dan menjaga Kamtibmas.

” Kami dari tim hukum menghimbau kepada masyarakat Flobamora agar jadikanlah putusan ini sebagai alat untuk mempersatukan kembali seluruh masyarakat IKF Kota Sorong, bukan sebagai alat instrumen untuk memecah bela persatuan atar hubungan kekeluargaan sesama IKF, itu tidak demikian, jadi sebenarnya hasil yang diputuskan hari ini adalah mencari akhir dari sengketa selama ini, bukan untuk memulai sengketa ya, dan dengan cara proses hukum bisa dapat diselesaikan polemik yang selama ini terjadi, dan akhir dari hasil sidang putusan ini, kami dari tim hukum menghormati dan mengucapkan terima kasih kepada Majelis Hakim dan bersyukur telah memberikan pertimbangan-pertimbangan hukum dan menghasilkan putusan sehingga masalah atau perkara ini bisa diselesaikan dengan baik, “tutur Yance lagi seraya menambahkan bahwa sesuai undang-undang Ormas sudah jelas diatur bahwa apabila suatu kepengurusan yang telah ikut proses hukum dan dinyatakan kalah dalam persidangan, tidak diperkenankan mendirikan suatu perkumpulan atau organisasi lagi, sebab itu melanggar aturan hukum.

Sementara Ketua Ikatan Keluarga Flobamora NTT Kota Sorong, Marthinus Lende Mere, menyampaikan, seperti yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim didengar oleh masyarakat dan rekan-rekan media kemudian dituangkan dalam surat resmi pengakuan Negera bahwa saya selaku ketua IKF terpilih yang sah setelah dibacakan putusan tersebut.

” Harapan saya, kedepannya selaku ketua IKF, akan merangkul kembali warga IKF dari kubu Syafrudin Sabonama untuk bersatu padu bersama berkumpul kembali menjalankan organisasi IKF Kota Sorong selama 4 tahun kedepannya lebih baik lagi, “harap Marthinus.

Sekertaris IKF, Oktavianus Klau Bria, menambahkan, saya selaku Sekertaris terpilih sangat bersyukur kepada Tuhan dan para leluhur, karena hari ini sesuai hasil sidang telah diakhiri dualisme kepemimpinan IKF Kota Sorong.

” Saya mau katakan bahwa selama ini saya dianggap merusak IKF melalui Medsos dan media Extreme lainnya saya di caci maki, tetapi hari ini pilihan dan prinsip beberapa bulan waktu itu yang kita lakukan terjawab bahwa pilihan itu adalah benar telah dinyatakan dalam hasil sidang dan diakui oleh Negara, sehingga narasi-narasi miring yang selama ini disebar luaskan itu terbantahkan hari ini di kantor Pengadilan Negeri Sorong, “tambahnya. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *