Wartawan Se-Sorong Raya Ikut Pelatihan Investigasi Bersama Tempo Institute

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong, Honaipapua.com,- Puluhan wartawan Elektronik Televisi, media cetak dan online Se-Sorong Raya mengikuti pelatihan investigasi bersama Tempo institute.

Kegiatan pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua panitia sekaligus Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Papua Barat, Chandry Andrew Suripaty.

” Teman-teman yang berada di wilayah Sorong Raya dapat mengikuti pelatihan investigasi bersama Tempo Institute. Dapat menyampaikan tantangan atau kendala yang dihadapi disaat meliput berita dilapangan, dengan  mengikuti perkembangan teknologi di era globalisasi (Digital) dengan cepat dan akurat. Dan bagaimana menyajikan sebuah berita yang berbobot dengan cara investigasi dengan baik sesuai aturan kode etik profesi jurnalis,” tutur Chandry ketika membuka acara pelatihan Tempo Institute, yang berlangsung di salah satu hotel di kota Sorong, (6/5) kemarin.

Sambutan singkat Ketua IJTI, Chandry Andrew Suripaty bahwa peserta yang adalah rekan Jurnalis Se-Sorong Raya, baik yang baru menjadi wartawan, dapat mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Tempo institute secara kolaborasi investigasi yaitu, tentang pelanggaran HAM, Human Traffiking, Korupsi, Isu Sumber Daya Alam dan Kriminalitas.

” Kalau masyarakat saat ini mendapat informasi atau temuan aneh dilapangan langsung meng-upload (posting) di media sosial, Facebook atau medsos lainnya, kita wartawan harus meliput kejadian tersebut dengan cara investigasi dengan baik, sehingga masyarakat bisa membacanya sebuah berita yang benar-benar layaknya seorang jurnalis, jadi informasi yang disajikan berbeda dengan apa yang disampaikan awal tadi oleh masyarakat menggunakan handphone atau gadget pada umumnya, ” singkat Chandry usai membuka acara pelatihan tersebut.

Dengan pembicara dari Tempo institute, Stevanus Felix Lausuri, Sunudyantoro, Redpel Desk Nasional Koran Tempo, Pimpinan Redaksi Radar Sorong, Achmad Murtadho, Ketua FJP Papua Barat, Olha Irianti Mulalinda, Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Papua Barat, Gandhi Siradjuddin.SH, Charles Tawaru perwakilan Green Peace Papua Barat. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *