Tanpa ada Kesalahan, Bupati Sorsel Non Job kan Kadis Dukcapil

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong Selatan,Honaipapua.com, -Kadis Dukcapil Kabupaten Sorong Selatan, Drs. George Japsenang, M.Si Selasa (11/5) telah di Non Job kan oleh Bupati Kabupaten Sorong Selatan Syamsudin Anggiluli.

Setelah mendapat surat Non Job dan bertemu langsung dengan Bupati, Kadis Dukcapil Kabupaten Sorong Selatan, Drs. George Japsenang, M.Si kepada media ini via telepon selulernya, mengatakan, dirinya kaget dan heran kenapa sampai mendapat surat Non Job dari Bupati tanpa ada sesuatu kesalahan fatal yang telah diperbuat.

” Iya, selaku Kadis Dukcapil Defenitif, yang diangkat langsung oleh Menteri sesuai Permen nomor 76 tahun 2015, tetap saya berpedoman pada aturan yang berlaku, namun secara tiba-tiba saya diberikan surat Non Job dari Bupati tanpa ada suatu kesalahan yang telah saya lakukan sebelumnya, ini kan aneh. Sebab selama ini saya menjalankan tugas dengan SK Kemendagri aman-aman dan lancar melaksanakan tugas Negara bahkan menorehkan prestasi ditingkat provinsi secara Nasional dalam memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat dan Bupati sudah mengetahui hal itu, “ujar George Japsenang.

Untuk memastikan surat tersebut dari Bupati, lanjut George Japsenang, dirinya bergegas menuju kantor Bupati untuk menanyakan langsung soal keabsahan surat tersebut.

” Saya temui pak Bupati, kami berdua tatap muka secara langsung, sehingga saya menanyakan apakah ada kesalahan fatal yang telah saya perbuat, jawab beliau, tidak ada, kemudian saya sampaikan juga bahwa dengan adanya surat Non Job ini tentu melanggar aturan yang berlaku, salah satu bunyi aturannya adalah Bupati yang baru dilantik dapat mengganti dan melantik pejabat, apabila telah menjabat selama 6 kedepan, tetapi kenyataannya saat ini tidak demikian, sehingga tentu hal ini melanggar aturan yang ditetapkan, kata Bupati bahwa saat menjabat di periode pertama dirinya sempat mennonjobkan puluhan pejabat Esalon juga, sehingga saat ini kalau hanya satu orang itu merupakan tanggungjawabnya kedepan nanti, apabila akan diberikan sanksi oleh Kemendagri atau pihak berwenang lainnya. Hal ini, sebelumnya tahun 2016 lalu, pak Bupati merencanakan pergantian terhadap saya juga, tetapi karena saya ini diangkat dengan SK Kemendagri makanya beliau batal, sebab sempat saya katakan kepada beliau bahwa ada aturan yang mengingkat, kalau dilanggar maka tentu ada konsekwensinya, “ungkap George Japsenang.

Lanjut George Japsenang bahwa dirinya juga menyampaikan kepada Bupati, akan melaksanakan apa yang telah dikeluarkan oleh Bupati dengan melaksanakan dinas seperti biasa tanpa ada jabatan lain, hanya saja terkait sistim jaringan pelayanan admininstrasi kependudukan otomatis tidak bisa dilakukan alias pemutusan jaringan pelayanan karena hal tersebut menyangkut hal teknis yakni tandatangan elektronik, Bupati katakan bahwa tidak menjadi masalah kalau jaringan putus, kedepan selesai Idul Fitri, dirinya dan Plt.Kadis Dukcapil yang baru akan berangkat ke Jakarta untuk bertemu dengan Dirjen Kemendagri atas perihal pergantian ini.

” Beberapa hari yang lalu saya telah melayangkan surat tertulis kepada Kemendagri atas kebijakan yang dilakukan oleh Bupati ini untuk diketahui, Bagi saya, soal pergantian itu hal yang biasa di Birokrasi tetapi saya sarankan kepada beliau agar meninjau ulang aturan undang-undang yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, “beber George Japsenang seraya menambahkan bahwa dampak dari pergantian, saat ini masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan di kantor Dukcapil untuk sementara terganggu sebab jaringan akan diputuskan dan hal ini tidak bisa saya salahkan yah, karena memang mekanismenya sudah seperti itu.

Dan terkait dengan hal ini, Bupati Sorong Selatan Syamsudin Anggiluli atau Humas belum dapat terhubung atau informasi balik untuk dikonfirmasi lebih lanjut. (pic)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *