Tahapan Pemilu 2019, Pleno Distrik Sorong Timur dan Utara Selesai

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong, Honaipapua.com,- Kamis 25/04/2019 sampai dengan tanggal 02/04/2019, Anggota Polres Sorong Kota yang dibantu (back-up) oleh anggota Brimob Den B Sorong dan TNI khususnya Koramil Sorong Timur beserta Bhabinsa melakukan kegiatan pengamanan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara, yang di laksanakan di tingkat Distrik Sorong Utara, yang bertempat di halaman kantor Distrik Sorong Utara Kota Sorong. Demikian disampaikan oleh Kapolsek Sorong Timur, AKP. Junedi Wiken.S.Ik saat ditemui media Honaipapua.com, Jumat (3/5) diruang kerjanya.

Dikatakan Kapolsek, rapat pleno rekapitulasi tingkat distrik Sorong Utara dipimpin oleh Ketua PPD Distrik Sorong Utara Canisius Ede, S.Ag yang di dampingi oleh anggota PPD dan dihadiri oleh James Pasaribu (Ketua Panwas tingkat Distrik Sorong Utara) bersama anggota, Maria Konjol, S.Sos (Kepala Distrik Sorong Utara), Para Ketua PPS beserta anggota se-Distrik Sorong Utara, para Ketua KPPS bersama anggota serta para saksi dari Paslon Capres, Caleg DPR RI, DPD, Caleg DPRD Provinsi Papua Barat dan Caleg DPRD Kota Sorong dan tokoh masyarakat setempat.

” Ketua PPD Distrik Sorong Utara, Canisius Ede, S.Ag, menyampaikan, ucapan syukur dan terima kasih kepada pihak keamanan dan peserta Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Distrik Sorong Utara bahwa selama pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi tingkat Distrik Sorong Utara berlangsung berjalan dengan Jujur, adil, transparan dan demokratis. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena telah bersabar dalam menunggu hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat PPD,” tuturnya.

Ia menambahkan, Distrik Sorong Utara terdiri dari 4 (Empat) kelurahan yakni, Kelurahan Matalamagi, Kelurahan Malasilen, Kelurahan Sawagumu dan Kelurahan Malanu dengan jumlah keseluruhan TPS sebanyak 78 TPS. Adapun protes atau sanggahan pada saat rapat pleno rekapitulasi tingkat Distrik Sorong Utara berjalan, dapat diselesaikan dengan aman dan kondusif berdasarkan kesepakatan para saksi dan peserta Rapat Pleno Rekapitulasi tersebut.

” Pihak Polres Sorong Kota juga menginformasikan kepada masyarakat bahwa quick count itu bukanlah hasil akhir, yang paling penting itu adalah real count atau hitung manual,”tambahnya lagi. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *