Soal Beredarnya Video Statemen Walikota Libur 3 Hari, Ketua PWI Siap Surati Jubir Satgas COVID-19, Agar Masyarakat Tidak Panik

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Melihat kondisi masyarakat kota Sorong, Provinsi Papua Barat yang dalam situasi menghadapi wabah virus Corona namun tertekan dan resah dengan penyebaran informasi-informasi yang tidak akurat, tidak berimbang sebagaimana karya jurnalistik.

Keresahan dan kepanikan warga masyarakat kota Sorong terlihat jelas sejak Rabu 8 April malam hingga Kamis 9 April 2020, dimana warga berbondong-bondong tanpa menghiraukan SOP jaga jarak pencegahan virus Corona mendatangi pasar dan supermarket untuk berbelanja.

Kepanikan warga masyarakat kota Sorong dipicu beredarnya video wawancara statement Wali Kota Sorong Lambert Jitmau tentang upaya pencegahan virus Corona, dengan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau berhenti total aktivitas selama tiga hari yang tidak melalui proses karya jurnalistik.

Berdasarkan undang-undang Republik Indonesia nomor 40 tahun 1999 pasal 6 tentang tugas dan peranannya Pers, maka Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sorong Raya dengan tegas mengatakan bahwa video tersebut bukan karya jurnalistik dan penyebar video tersebut dapat diperkarakan secara hukum oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Melihat kegaduhan, dan keresahan di tengah-tengah kehidupan masyarakat kota Sorong dalam situasi wabah virus Corona (COVID-19) yang tidak bisa dikendalikan akhir-akhir ini, maka dalam waktu dekat ini, PWI Sorong Raya akan menyurati secara resmi kepada Polres Sorong Kota dan Polda Papua Barat untuk menindak tegas secara hukum siapapun dia yang menyebarkan informasi bukan karya jurnalistik tentang COVID-19 yang menimbulkan kepanikan dan keresahan masyarakat.

PWI Sorong Raya juga akan menyurati secara resmi kepada Satgas COVID-19 kota Sorong serta pemerintah daerah kota Sorong agar dalam memberikan keterangan Pers tentang kebijakan yang dilakukan dalam penanggulangan COVID-19, hendaklah diatur secara baik dan hanya khusus untuk Wartawan saja, sehingga informasi tersebut diproses melalui karya jurnalistik yang dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sebagaimana tugas dan fungsi jurnalis itu sendiri.

” Siaran Pers ini, PWI Sorong Raya lakukan demi menjaga ketenangan masyarakat dan tidak panik dengan informasi-informasi yang tidak jelas serta tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam situasi wabah virus Corona, “demikian disampaikan Ketua PWI Sorong Raya, Lexi Sitanala. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *