Sebagian Perairan Raja Ampat Diduga Tercemar Limbah Tambang

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, Honaipapua.com- Perairan Pulau GAG menjadi warna coklat, diduga akibat Pencemaran air limbah tambang nikel PT GAG anak perusahaan PT Antam Tbk, viral di media sosial Facebook.

Aaron Blenda nama akun facebook mengunggah foto-foto dugaan pencemaran lingkungan hidup di Perairan Pulau GAG, juga menuliskan kata-kata “Dampak sudah mulai nampak” dengan menggunakan tagar.

Dalam foto tersebut juga diperlihatkan salah seorang nelayan tengah memancing di lokasi Perairan Pulau GAG yang terlihat warna air laut telah berubah warna menjadi kecoklatan mirip air tanah. Perubahan warna air laut tersebut diduga akibat limbah eksplorasi dan eksploitasi tambang Nikel PT GAG Nikel.

Sontak unggahan tersebut mendapat respon beragam dari para netizen lainnya. Simon Petrus Balagaize, menanggapi unggahan tersebut dengan komentar, pariwisata Raja Ampat hancur. Warna air laut yang jernih berubah menjadi air susu.

” Pariwisata Raja Ampat hancur sudah, air jernih jadi air susu,” ungkap Simon Petrus Balagaize, dalam komentarnya pada unggahan Aaron Blenda tersebut.

Selain Simon, salah seorang netizen dengan akun Pace Pantura juga memberikan komentarnya pada kolom komentar bahwa kejadian tersebut (pencemaran lingkungan air laut) sudah terjadi dan kehadiran perusahaan tambang sudah memperlihatkan dampaknya, namun pihak Pemkab Raja Ampat belum juga turun tangan.

“Sudah terlihat dampak buruk, tapi belum ada kebijakan dari Pemda, nanti masyarakat demo untuk tutup (lokasi tambang) baru dong (mereka) pura-pura kaget,” ujar Pace Pantura dalam komentarnya.

Pernyataan atau komentar netizen lainnya yakni, Richard Mnsen mengatakan, stop akan perusakan daerah wisata alam Raja Ampat tidak hanya dinikmati oleh generasi saat ini, tapi masih ada generasi akan datang. Hal ini karena Raja Ampat sudah terkenal ke penjuru dunia untuk itu alam Raja Ampat jangan dirusak dengan tagar #saverajaampat.

Unggahan foto-foto tentang pencemaran lingkungan di Perairan Pulau GAG yang menjadi lokasi eksplorasi dan  eksploitasi  tambang  nikel tersebut telah dibagikan dan ditanggapi dengan suasana sedih  oleh ratusan netizen dan mendapatkan puluhan komentar.

Kondisi dugaan pencemaran lingkungan hidup di Perairan Raja Ampat tepatnya di Perairan pulau GAG  kini tengah menjadi sorotan utama di Raja Ampat. Pasalnya, lokasi Pulau GAG masuk dalam dengan wilayah konservasi perairan Raja Ampat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemda Raja Ampat, Wahab Sangaji, hingga saat ini belum dapat ditemui di kantornya. Saat dihubungi melalui telepon selulernya sedang berada diluar jangkauan. (del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *