Pihak Keluarga Almarhum Ferdinando Syamas Unjuk Rasa Di Polsek Sorong Timur

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Pihak keluarga almarhum Ferdinando Syamas mendatangi Polsek Sorong Timur, untuk meminta pihak kepolisian segera mengungkap siapa pelaku pembunuhan almarhum Ferdinando Syamas, yang terjadi pada 16 September 2019 di jalan Sorong-Makbon Kota Sorong.

Dari pantauan media ini, masa aksi mendatangi Polsek Sorong Timur dan melakukan aksi blokade dua ruas jalan dengan membakar Ban Mobil  bekas di dua jalur jalan utama km.12 yang menghubungkan Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, tepatnya didepan kantor Polsek Sorong Timur, Jumat (18/10/2019).

Ada tiga tuntutan dari pihak keluarga almarhum yang disampaikan oleh Hermon Safkaur diantaranya, kami kasih waktu satu minggu kepada pihak kepolisian dari tanggal 18-25 Oktober 2019, untuk segera mencari dan menangkap pelaku pembunuhan almarhum Ferdinando Syamaas.

” Pihak kepolisian melaporkan kepada kami sebelum tanggal 24 mendatang kepada pihak keluaga korban tentang hasil penyelidikan, kemudian siapa-siapa nama pelaku dan pihak kepolisian harus memanggil kepala suku yang bersangkutan untuk hadir pada tanggal 25 untuk mempertanggungjawab, “terangnya.

Lanjutnya, apabila jangka waktu yang ditentukan dari pihak keluaga korban, kepada pihak kepolisian tidak tercapai maka pihak keluarga akan kembali mekukan aksi seperti hal yang sama, bahkan datang degan masa yang cukup banyak, “ujar Hermon Safkaur.

Sementara itu saat dikonfirmasi awak media ini Waka Polres Sorong Kota, Kompol.Hengky Kristianto.SIk, menyatakan, “aspirasi dari pihak keluarga korban kami terima dan akan dilanjutkan. ” Sebelum bapak dan ibu dari keluga korban melaporkan, kami sudah melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku itu sudah dilakukan namun belum berhasil untuk penangkapan.

” Kami pihak kepolisian lebih memfokus pada penyelidikan, tetepi kami menghargai Hukum adat yang ada, bahkan kami tidak melukukan hal dan tindakan yang melebihi tanggungjawab. Kami upayakan mempertemukan komonitas kepala suku atau tokohnya yang ada disini sebab kami menghargai Hukum adat yang berlaku didaerah ini, “ungkap Wakapolres.

” Kami akan melakukan pendalaman, kemudian kami minta pihak keluarga korban mohon doanya, supaya pelaku secepatnya ditangkap, “tambah Waka Polres Hengky Kristianto lagi.

Sementara Kapolsek Sorong Timur AKP. Alexander Putra, SH. S.Ik, dalam atasannya kepada pihak keluarga korban bahwa dari awal temuan almarhum hingga proses pemakaman, pihak Kepolisian telah membantu dan melakukan pemeriksaan saksi dan melakukan penyelidikan pelaku hingga saat ini belum membuahkan hasil.

” Saya berharap kepada pihak keluarga agar berdoa dan bersabar, percayakan kepada polisi untuk mengungkap siapa pelakunya, kami tidak tinggal diam, untuk itu kami mohon bantuannya doanya agar secepatnya mendapatkan pelakunya, “tambah mantan PS. Kanit 1 Subdit 3 Dit. Reskrimum Polda Papua Barat. (ones)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *