Pertanyakan Surat Bukti Positif Covid-19 dan Merasa Kurang Puas Pelayanan, Keluarga IKB Datangi Balai Diklat

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Merasa kurang puas dengan pelayanan kesehatan pasangan suami-istri yang dirawat dipenampungan Balai Diklat kampung Salak Distrik Sorong Barat, mengeluh dan menangis selama isolasi berjalan yang sudah kurang lebih 30 hari tak kunjung ada kabar atau pemberitahuan kepada masyarakat, seperti di kabupaten yang berada di provinsi Papua Barat, membuat keluarga Besar Ikatan Suku Bima mendatangi tempat penampungan pasien Covid-19, untuk mempertanyakan penangannya.

Usai bertemu tim Satgas Gugus Kota Sorong, Wakil kepala suku Bima Sorong Raya, Raja Bima, kepada awak media, Rabu (3/6/2020) siang di balai Diklat kampung Salak, mengatakan, secara lisan awalnya keluarganya pasangan suami-istri yang sudah dinyatakan Positif Covid-19, oleh tim Satgas Gugus Kota Sorong, kini dirawat isolasi mandiri di penampungan Balai Diklat kampung Salak Distrik Sorong Barat dan hingga saat ini belum menunjukan surat tertulis administrasi hasil Swab Laboratorium dari Makasar.

” Kami mendapat informasi bahwa istri dari hj suaminya merasa kesehatan baik-baik saja, sehingga mengeluhkan penangananya selama dikarantina di gedung balai Diklat, menangis hampir setiap hari, sehingga hal ini kami selaku masyarakat wajar mempertanyakan kepada tim Satgas Gugus Kota Sorong untuk memberikan penjelasan kapan diumumkan perkembangan pasien selama dikarantina disini, apakah ada perubahan, sembuh seperti di kabupaten lain yang sudah umumkan secara resmi bahwa pasien yang terpapar Covid-19 sudah sembuh dan bisa pulang kembali ke rumah, “ungkap Raja Bima.

Raja Bima menambahkan, pihaknya menginginkan keluarganya pasangan suami-istri di isolasi mandiri oleh pihak keluarga besar Bima Se-Sorong Raya di tempat khusus yang sudah disiapkan oleh pihak keluarga, karena dinilai selama ini dirawat tetapi belum ada pemberitahuan perubahan yang baik kepada mereka.

” Kami tadi sudah bertemu tim satgas Gugus Covid-19, dan ditanggapi dengan baik, hanya saja keputusan atau persetujuannya masih menunggu tim untuk duduk secara internal berkoordinasi lagi, mudah-mudahan sore nanti bisa ada jawabannya, “tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Hermanus Kalasuat, menanggapi pernyataan dari pihak keluarga, menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan Tim Satgas Covid-19 untuk selanjutnya dapat memberikan solusi atau jawaban kepada pihak keluarga.

” Permintaan warga ini tidak semudah membalik telapak tangan, karena hal ini sudah diatur dalam aturan yang berlaku seauai protokol kesehatan, sehingga kami berharap pihak keluarga berikan kepada tim Satgas waktu untuk memperhitungkan segala sesuatunya, “singkatnya.

Dari pantauan media ini dihadiri oleh Kapolsek Sorong Barat AKP.Isaac Koko Hosio,SH.S.I.K dan Babinsa setempat. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *