Pelayanan Publik Di Dinkes Dan Dinas Pendidikan Raja Ampat Dinilai Kurang Baik Oleh Ombudsman

sorong raya
Bagikan berita ini

Waisai,Honaipapua.com, -Ombusdman hadir untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang di dalamnya termasuk BUMN serta badan swasta maupun perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu.

Selain itu, tujuan dibentuknya Ombudsman, yaitu, untuk membantu menciptakan dan mengembangkan kondisi yang kondusif dalam melaksanakan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme melalui peran serta masyarakat.

Terkait dengan itu, beberapa waktu lalu, Ombudsman perwakilan Papua Barat menyambangi Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat. Dalam kunjungan tersebut tim Ombusdman melakukan penilaian pelayanan Publik dengan mengambil 5 Sampel.

Dari 5 sampel tersebut, antara lain, Dinas Kependudukan dan catatan sipil, (Dukcapil), Pelayanan Terpadu Satu Pintu( PTSP), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

Dalam pengambil sampel pelayanan publik dari kelima dinas itu, yang terburuk di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan

Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat, Dr. Jusuf Salim, M.Si saat membuka kegiatan FGD Statistik di kormansiwin mengatakan, Ombudsman perwakilan Papua Barat telah melakukan penilaian pelayanan publik di Pemda Raja Ampat. Dan dari penilaian tersebut ada 2 dinas yang pelayanannya masih kurang baik.

” Sesuai data yang diberikan ke kami dari hasil penilaian Ombudsman, terhadap pelayanan publik dengan pengambilan sampel di 5 dinas. Terdapat dua dinas yang pelayanannya kurang baik, yakni,  dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, “beber Sekda.

Padahal menurut Sekda, dinas-dinas tersebut, harus benar-benar melayani dengan baik, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Oleh sebab itu, menurut Sekda, pihaknya akan melakukan evaluasi dengan memanggil pimpinan OPD nya guna menjelaskan penilaian tersebut.

” Saya sudah hubungi kedua kepala dinas tersebut, namun mereka masih diluar daerah. Mudah-mudahan dalam waktu dekat mereka tiba di Waisai, saya akan memanggil mereka, ” tegas sekda. (Caken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *