Menangkal Paham Radikalisme Djimy Idjie Tatap Muka Bersama Pengurus NU

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong- Honaipapua.com,- Untuk membina paham Demokrasi yang baik dan bersama-sama memerangi paham-paham radikalisme di bumi Papua dan Papua Barat, terlebih khusus Di Kota Sorong.

Djimy Demianus Idjie anggota DPR-RI, mengadakan pertemuan dengan pengurus Nadatul Ulama (NU)  Kota Sorong di Hotel Luxio kemarin 23/05.

 

Dalam pertemuan tersebut, Djimy Idjie memaparkan semua bentuk-bentuk dan konsep paham radikalisme yang bisa memecah belah Kesatuan Bangsa dan Negara

Di Jelaskan Djimy bahwa radikalisme adalah paham atau aliran radikal  yang dalam konsep politik merupakan paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau sikap ekstrim.

” Radikalisme adalah paham yang akan merusak nilai-nilai demokrasi. dan apabila Ideologi negara sudah tidak kokoh maka akan berdampak terhadap ketahanan nasional, ” jelasnya.

Dikatakan Djimy Idjie bahwa meningkatnya kasus radikalisme saat ini tak lepas dari lemahnya sikap pemerintah dalam mengatasi tumbuhnya kelompok-kelompok tertentu, atau perseorangan yang menyimpang dari komitmen NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. Pemerintah harus mengambil tindakan tegas agar TNI/Polri tidak ragu untuk mengambil tindakan kalau tidak ada sikap tegas dari Pemerintah maka TNI/Polri  pun akan ragu untuk bertindak.

Hal ini menurut Djimy Idjie, bahwa, pentingnya peran serta dari tokoh-tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, dan semua elemen masyarakat, serta  pihak sekolah dan Akademisi dalam membina generasi Bangsa.

” Generasi muda dan pelajar saat ini,  mulai dari jenjang sekola dasar harus bisa di terapkan jiwa berkebangsaan dan nasionalisme, yang berlandaskan pancasila dan UUD 45, agar paham-paham yang bersebrangan dengan Kita dapat di singkirkan dari NKRI tercinta, “imbuhnya

Usai mengadakan pertemuan tersebut, dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama dengan pengurus Nadatul Ulama (NU) yang berlangsung dengan penuh rasa Kekeluargaan. (cak/del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *