Media Profesional Melayanl Kebutuhan lnformasi Publik Lokal

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong, Honaipapua.com,- Kemerdekaan pers akan tercapai jlka kalangan media terus meningkatkan dlrl dalam menjalankan tugasnya melakukan kontrol sosial dan melayani kepentingan publik. ”Media harus melepaskan diri dari ketergantungan terhadap dana APBD dan meningkatkan kemampuan profesionalnya dalam praktik jurnalistik serta memiliki bisnis yang baik dan berkelanjutan. Pers harus bisa mengembangkan konten lokal untuk memenuhi informasi masyarakat di daerah. ”Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo memberikan pernyataannya di Sorong Papua Barat, Selasa 14 Mei 2019, dalam acara Sosialisasi Hasil Indeks Kemerdekaan Pers Papua Barat.

Indeks Kemerdekaan Pers 2018 yang diselenggarakan setiap tahun oleh Dewan Pers menghasilkan temuan bahwa independensi ruang redaksi terancam karena ketergantungannya secara ekonomi pada kelompok kuat seperti Pemerintah Daerah maupun swasta. Padahal menurut Yosep pers, melalui Iiputan yang dibuat, bisa berperan memajukan ekonomi daerah dan pengembangan UMKM maupun potensi wisata daerah. Kemajuan perekonomian daerah pada gilirannya juga akan mempengaruhi kesehatan dan kemandirian perusahaan pers.

Acara sosialisasi Indeks Kemerdekaan Pers diselenggarakan dengan kegiatan Diskusi Publik yang dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Sorong serta kalangan media, akademisi dan organisasi non pemerintah. Diskusi membahas ”Hasil Indeks Kemerdekaan Pers Papua Barat” dengan pembicara anggota Dewan Pers Hendry CH Bangun dan Staf Ahli bupati Tambraw, Moses Woria.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama Dewan Pers dengan PPMN (Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara) sebuah Iembaga nirlaba yang bekerja untuk pengembangan profesionalisme media. Direktur Eksekutif PPMN Eni Mulia menjelaskan, “Indeks Kemerdekaan Pers menjadi alat yang sangat penting untuk mengevaluasi dan menganalisa tingkat profesionalisme media yang otomatis mendukung kualltas demokrasl di tiap-tiap provlnsl.” Pada intinya, Eni menambahkan upaya mencapai kemerdekaan pers harus didukung oleh multi pihak. Media harus meningkatkan kemampuan profesionalnya dan pemerintah memahami fungsi media dan mendorong perkembangan pers yang independen dan berkualitas.

Survei Indeks Kemerdekaan Pers dilakukan dl 34 provinsl di Indonesia dan menunjukkan bahwa kondisl Kemerdekaan Pers dl Papua Barat dl tahun 2018 termasuk 3 terendah dan menurun dlbandlng tahun sebelumnya. Selama tiga tahun terakhir Dewan Pers telah menyelenggarakan survel tahunan lnl dan nilai indeks kemerdekaan pers provinsi Papua Barat pun tergolong terendah dibanding skor nasional maupun provinsi lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *