Konvoi Fans Brazil Di Sorong, Anggota Polri Jadi Korban Tabrak

sorong raya
Bagikan berita ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

SORONG- Honaipapua.com,-Kemenangan timnas Brazil  atas Kosta Rica dengan skor akhir 2-0 pada putaran kedua babak penyisihan Group E piala dunia Rusia 2018 meninggalkan catatan buruk bagi salah satu suporternya yang ada di Kota Sorong, Jumat (22/6).

Bagaimana tidak, salah satu suporter Brazil yang melaksanakan pawai kemenangan tim sepak bola berjuluk tim samba akhirnya meninggalkan luka setelah terjadi Lakalantas terhadap pejalan kaki. Parahnya korban tersebut merupakan anggota Polres Sorong Kota, Aiptu  ST yang berdinas di Mapolsek Sorong Barat. Korban tersebut kini telah dirawat di RSUD Kabupaten Sorong.

Kapolres Sorong Kota AKBP Mario Cristy Pancasakti Siregar S.IK MH melalui Kasat Lantas AKP.Tri Ambar saat dikonfirmasi via telepon seluler, membenarkan adanya lakalantas tersebut, korban adalah anggota Polres Sorong Kota yang saat kejadian tengah berdinas mengatur arus lalu lintas sementara pelaku (pengendara) adalah suporter Brazil.

“Saat ini, korban sudah dirawat di RSUD Kabupaten Sorong, sementara pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Sorong Barat,” kata Kasat Lantas.

Kasat Lantas mengatakan kronologis lakalantas tersebut pada Jumat (22/6) sekitar pukul 23.30 Wit, saat itu korban yang merupakan anggota Polri tengah berdinas menjaga Poskotis di Bundaran tembok Berlin Jalan Yos Sudarso Kota Sorong.

Saat korban mengatur arus lalulintas, lanjut Kasat Lantas, tiba-tiba datang segerombolan suporter Brazil dari arah Halte Dom menuju Siswa dengan berbelok arah bundaran tembok berlin tepatnya didepan Poskotis.

Korban yang saat itu tengah mengatur arus lalu lintas langsung ditabrak oleh suporter Brazil yang mengendarai mobil Pic Up PB 8060 ZL yang dikendarai Jody Yosh (33), korban yang saat itu langsung terjatuh keaspal. Beruntung nyawa korban tertolong, korban mendapat beberapa luka yang langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Sorong untuk mendapatkan perawatan medis.

Terkait kejadian tersebut Kasat Lantas mengatakan, akan melakukan penindakan tegas kepada para suporter yang akan melakukan Konvoi piala dunia yang meresahkan masyarakat dalam hal ini pengendara lainnya.

“Sudah ada perintah dari Kabag Ops agar Lantas dan Polres jajaran untuk melakukan penindakan tegas dengan cara tilang kepada para suporter yang melakukan konvoi. Awalnya kami sudah menghimbau tapi, himbauan tersebut tidak diindahkan,” tegasnya.

Selain Konvoi, Kasat Lantas juga mengingatkan terkait Peraturan Pemerintah Nomor 41/1958 tentang penggunaan bendera negara asing agar tidak kibarkan lebih tinggi dari bendera merah putih (Indonesia). (wyr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *