Ketua PAC PDI Perjuangan Sorong Kepulauan : Masalah Internal Partai Tidak Perlu Buat Laporan Polisi

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Semua yang ada disini hari ini dipanggil ke Polres Sorong Kota sesuai Laporan Polisi (LP) dari saudara Edo Kondologit selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sorong.

” Pada kalimat pernyataan saya yang disampaikan lewat WA grup ke partai, bahwa siapa yang mau mengganti pengurus PAC PDI Sorong kepulauan, ” taruhannya nyawa “dengan kalimat itulah saudara Edo Kondologit bersama pak Yosep sebagai bidang hukum mendatangi Polres Sorong Kota membuat Laporan Polisi (LP) yang seharusnya selaku pengurus partai DPC memanggil PAC untuk duduk bersama berbicara menyelesaikan permasalahan yang terjadi bukan langsung buat LP, “terang Jhon Resubun yang sudah 27 tahun besarkan partai PDIP ini kepada awak media Kamis, (6/8/2020).

Menurut Jhon Resubun, yang didampingi Ketua PAC Sorong Utara, Rory Napitupulu.SE.MM, Ketua PAC Sorong Timur Sosbin Sitorus, Ketua Ranting PAC Utara, Martince Dho dan Ketua PAC Sorong Kota, Fredrick Onim bahwa secara pribadi apa yang disampaikan di dalam WA Group partai itu bukan menyinggung pribadi seseorang atau isi hati seseorang, kan tidak menyebutkan nama oknum tertentu, tapi pernyataan itu dibuat kepada pengurus DPC PDIP Perjuangan kota Sorong.

” Dalam hal ini agar mereka melihat kembali kepengurusan rekrut pengurus yang baru karena kami partai PDIP Perjuangan punya mekanisme punya aturan sehingga semua harus lewat mekanisme, “ungkap Jhon Resubun seraya menambahkan bahwa kedepan dirinya dan teman-teman PAC akan melakukan aksi demo di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Sorong.

Sementara Ketua PAC Sorong Timur Sosbin Sitorus, menambahkan, selaku ketua DPC itu siap di kritik dan saran atau pendapat yang disampaikan oleh pengurus dilakukan musyawarah.

” Kami besarkan partai PDI ini sudah 20 tahun dengan swadaya kami sendiri, belum ada campur tangan dan mana-mana, dan kami di partai bukan cari makan, dan hingga saat ini belum ada Surat Keputusan (SK) diberikan kepada pengurus tingkat ranting, sehingga terkesan kami di anak tirikan, “beber Sosbin Sitorus. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *