KASN Menghentikan Seleksi Terbuka JPT Pratama, Kuasa Hukum : Walikota Paksakan Lantik Sekda, Langkah Hukum Gugat KASN Sudah Disiapkan

sorong raya
Bagikan berita ini

SORONG,Honaipapua.com, -Kuasa Hukum Sekda Kota Sorong Drs. Yakob Kareth, Yosep Titirlolobi dalam rilisnya kepada media ini mengatakan bahwa Ada surat KASN yang telah dikirim kepada pemerintah kota sorong pada tanggal 04 Agustus Tahun 2022, menanggapi surat Walikota Sorong terhadap penyampaian hasil seleksi terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kota Sorong.

Dalam surat KASN menanggapi surat dari Walikota Sorong sudah sangat jelas dimana KASN untuk sementara menghentikan proses seleksi terbuka Sekda Kota Sorong.

Dikatakan Yosep, bahwa bila mana Walikota Sorong memaksakan untuk melantik Sekda Kota Sorong versinya atau membuka hasil seleksi terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kota Sorong maka sebagai Kuasa Hukum Sekda Yakop Kareth langkah hukum akan di ambil lagi, ujar Yosep.

Menurut Yosep, Surat Komisi Apratur Sipil Negara (KASN) dengan Nomor B-2785/JP.00.00/08/2022 tanggal 04 Agustus Tahun 2022, menanggapi surat Walikota Sorong sudah sangat Jelas dimana KASN telah mempertimbangkan Pasal 27 UU No.5 Tahun 2014 tentang ASN dimana untuk menjamin Asas Kepastian Hukum dan dalam rangka menghormati proses hukum yang sedang berjalan di PTUN Jayapura serta menghindari duplikasi hukum atas permasalahan yang sama terkait Jabatan definif Sekda Kota Sorong.

Dimana Walikota Sorong sedang memohon pengisiannya kepada KASN, tetapi dalam balasan KASN dalam Poin Ke-3 sudah sudah sangat jelas dalam surat balasan KASN tersebut sudah jelas dikatakan bahwa KASN untuk semetara menghentikan proses seleksi terbuka Sekda Kota Sorong sampai ada Putusan Inkracht, ujar Yosep.

Lanjut Yosep, sebagai Walikota Sorong seharusnya beliau tunduk dan patuh terhadap proses hukum yang sementara berjalan, bukan Walikota diam-diam datang ke KASN di jakarta untuk memohon-mohon agar Komisi Apratur Sipil Negara mengikuti kemauan Walikota Sorong untuk mengabulkan keinginan beliau di detik-detik terakhir jabatan walikota berakhir untuk selamanya.

“Kami Kuasa Hukum memberikan Apresiasi Kepada KASN yang dengan tegas menolak keinginan Walikota Sorong tetapi kami Kuasa Hukum juga sudah menyiapkan Format Gugatan bilamana KASN mengabulkan Keinginan Walikota tanpa mengindahkan peraturan UU ASN maka sudah pasti kami akan gugat KASN juga.”terang Yosep.

” Apalagi tambah Yosep, DPRD Kota Sorong telah mengumumkan usulan pemberhentian akhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sorong periode 2017-2022 yang tentunya kewenangan walikota sudah tidak bisa berbuat hal-hal yang pada prinsipnya melanggar aturan, “tambah Yosep lagi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.