Kasatker BPJN: Tenaga Skill Wajib Ikut Ujian Kompetensi

sorong raya
Bagikan berita ini
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

Sorong, Honaipapua.com,- Sesuai instruksi Presiden dan aturan jasa dan konstruksi, tenaga Skill atau operator, Pengawas, yang berkompeten di perusahaan sudah harus wajib memiliki sertifikat. Demikian hal ini disampaikan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Kementerian PUPR Jalan dan Jembatan nasional (BPJN) wilayah II Sorong, Sukarman.ST.MT.

” Berdasarkan peraturan jasa dan konstruksi Kementerian PUPR tentang perusahaan dalam mengerjakan proyek, sudah harus wajib memiliki tenaga ahli yang mempunyai sertifikat uji kompetensi pada bidang masing-masing, “beber Kasatker BPJN Wilayah II Sorong kepada Honaipapua.com, Sabtu (12/5) diruang kerjanya.

Disinggung tentang pelatihan atau uji kompetensi bagi tenaga ahli tersebut, kata Sukarman.ST.MT bahwa Balai Pelatihan sudah ada di Manokwari.

“Jadi sebuah perusahaan yang sementara ikut tender proyek atau sementara kerjakan proyek, diharapkan mendaftarkan maksimal 4 orang tenaga Skill untuk mengikuti ujian sertifikasi,” ungkapnya.

Sukarman.ST.MT menambahkan, direncanakan Senin (14/5) akan dilaksanakan acara pembukaan ujian sertifikasi bagi tenaga ahli atau Skill di Hotel Swiss bell.

” Tenaga Skill wajib mengikuti ujian sertifikasi secara Nasional di seluruh Indonesia dengan tujuan agar persyaratan company profile dalam mengerjakan suatu pekerjaan dapat sesuai yang diharapkan dan didukung atau mempunyai tenaga Skill ini yang setara dan dapat bersaing dengan tenaga kerja asing kedepannya, “tambahnya. (del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *