Jimmy D Idjie.SH Serahkan Bus Sekolah Kepada Enam Kabupaten

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat Jimmy D Idjie.SH, secara resmi menyerahkan 6 Bus Sekolah kepada enam kabupaten.

Penyerahan bantuan Bus Sekolah dari Kementrian Perhubungan dilakukan dihalaman sekolah SMU YPPK Agustinus Kota Sorong, Sabtu (19-12-2020) siang, diterima oleh masing-masing keterwakilan masing-masing kabupaten, yakni, untuk Kota Sorong diberikan kepada sekolah SMU Agustinus, Kabupaten Tambrauw, kabupaten Fak-fak, kabupaten Manokwari Selatan, kampus Unipa dan pemerintah Provinsi Papua Barat.

Saat ditemui awak media, usai memberikan kunci secara simbolis dan surat kendaraan Bus Sekolah serta pendatanganan berita acara, Jimmy D Idjie.SH menyampaikan, usulan atau aspirasi dari masyarakat Papua Barat ini sudah disampaikan kepada Kementrian Perhubungan beberapa tahun lalu, tetapi baru terjawab diakhir tahun 2020 ini.

” Bus sekolah yang diberikan saat ini hanya 6 Bus saja, sesuai pos anggaran yang tersedia. Kedepan saya masih usulkan penambahan lagi, mengingat kabupaten yang lain belum mendapat. Ya, setelah saya koordinasi via telepon dengan pak Dirjen, katakan, kedepan akan melihat pos anggaran yang tersedia untuk mengadakan Bus sekolah lagi, sehingga hal ini secara diusulkan bertahap, selama saya masih duduk di komisi V, saya masih bisa untuk usulkan, “tutur Jimmy Idjie, seraya menambahkan bahwa Bus sekolah ini bukan untuk diperuntuhkan kepada sekolah saja, tetapi instansi pemerintah, organisasi keagamaan, Gereja, Masjid dan aktifitas masyarakat sehari-hari.

Sementara Sekda Kabupaten Tambrauw Engelbertus Kocu yang mewakili pemerintah Tambrauw menerima bantuan Bus Sekolah, ketika dimintai tanggapannya awak media, mengucapkan terima kasih kepada Kementrian perhubungan dan juga kepada pak Jimmy Idjie yang telah mengusulkan kendaraan Bus Sekolah.

” Bus ini akan kami gunakan untuk aktifitas Pegawai Negeri Sipil, jadi, disaat pagi hari diantar ke kantor dan jam pulang kantor. Sebenarnya, masih kurang kendaraan operasional yang dibutuhkan, sehingga kedepan, nanti saya ikut pak Jimmy untuk bertemu Dirjen agar bisa usulkan lagi kendaraan tambahan, ” tutur Engelbertus Kocu seraya menambahkan mengingat jarak aktifitas PNS ke kantor kurang lebihnya 2-3 kilo perjalanan jarak tempuh, dimana ada PNS yang pakai motor dan juga ada yang jalan kaki, untuk itu, dengan adanya bantuan Bus ini, kami merasa terbantu dalam menjalankan aktifitas pemerintahan. (pic)

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *