HN Membantah Dituding Lakukan Pembalakan Liar Di Raja Ampat

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Seperti yang dilansir media ini terkait Tim Operasi Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Maluku Papua berhasil menahan HN dan S, dua pelaku illegal logging beserta 100 m3 kayu jenis Merbau (Intsia bijuga) berbagai ukuran sebagai barang bukti, di Perairan Kalwal Distrik Salawati Barat, Kabupaten Raja Ampat, Senin (3/2/2020), HN membantah kalau dirinya melakukan pembalakan kayu secara Illegal.

Nampak operator cainsaw sedang diperiksa oleh tim Gakkum di Sorong

HN saat ditemui awak media di Kota Sorong, Kamis, (7-2-2020) sore menyampaikan, kalau dirinya hanya kerja kayu sisa hasil penembangan masyarakat beberapa tahun silam.

” Kayu-kayu saya kerja ini sudah terkubur atau dan kayu berserakan didalam hutan, jadi tidak benar kalau saya dikatakan pembalakan liar, karena tidak ada kayu satu batang pohon yang saya tebang, boleh dicek dilokasi saya kerja, tetapi saat itu tim Gakkum tidak sempat masuk kedalam hutan, saya tanya petugas itu, saya ada salah apa pak, kemudian saya disuruh ikut ke Sorong saja, nanti baru dijelaskan kesalahan saya apa, “ungkap HN dengan raut wajah kesal.

HN menceriterakan bahwa banyak pemain kayu yang melakulan pembalakan liar, tetapi tidak disentuh oleh tim Gakkum, kenapa dirinya yang dipanggil kemudian diperiksa sebagai saksi yang diduga telah melakukan pembalakan liar.

” Kalau soal ijin, secara pribadi, atas nama saya tidak ada, tetapi saya kerja ini sejak 2018 memakai ijin bos saya, namanya Felix Wilianto yang mempunyai somel di Dulbantum, dengan nama perusahaannya PT.Cipta Bangkit Mandiri ijinnya lengkap, tidak menjadi masalah, “terang HN lagi seraya menambahkan bahwa saat ini, sudah yang keenam kalinya diperiksa terus oleh pihak berwenang, maksud saya, tidak ingat tahun beberapa, tetapi setiap aktifitas yang kami lakukan, selalu diperiksa. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *