Bimtek DPMK R4; Robert Kardinal: Kalau Bimtek Di Waisai, Pelaku-Pelaku Usaha Akan Merasakan Manfaatnya

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Waisai,Honaipapua.com, -Bimbingan teknis( Bimtek) yang dilaksanakan oleh dinas Pemberdayaan masyarakat kampung ( DPMK) Kabupaten Raja Ampat kepada 360 perwakilan dari 117 kampung yang terdiri dari kepala kampung, bamuskam dan perwakilan Distrik di Kota Sorong, Selasa 16/11/2021 mendapat kritikan dari Anggota DPR- RI perwakilan Papua Barat, Robert Kardinal.

Robert Kardinal, Anggota DPR- RI. Dapil Papua Barat

Menurut Robert Kardinal, alangkah baiknya kegiatan Bimtek bagi 177 kepala kampung yang di gelar oleh DPMK Kabupaten Raja Ampat di kota Sorong dilakukan di Kota Waisai.

Pelaksanaan Bimtek bagi 360 peseeta dari 117 kampung di Kota Sorong

Kenapa harus dilakukan Di Waisai, karena sacara tidak langsung, semua pelaku usaha, bahkan masyarakat pun akan merasakan dampaknya.

” Tukang Ojek, Rumah Makan, Warung Kopi, Penginapan, mama-mama penjual pinang, pedagang dipasar, semua akan merasakan manfaat bilamana kegiatan tersebut di laksanakan di Kota Waisai”. Tandas Robert.

Pembukaan Bimtek oleh Wabup Raja Ampat

Dikatakan Robert bahwa yang hadiri Bimtek tersebut 360 perserta dari 117 kampung, kalau kegiatan tersebut dilakukan di Waisai maka perputaran uang akan terasa, bahkan bisa mempengaruhi perekonomian para pelaku usaha dan masyarakat di kota Waisai. Terangnya

” Saya sendiri heran dan mempertanyakannya, alasan apa yang menyebabkan DPMK kabupaten Raja Ampat, menyelenggarakan kegiatan tersebut di Kota Sorong, “tuturnya.

” Kalau kegiatan dikota sorong, jelas-jelas yang merasakan manfaatnya ya, pelaku usaha dikota sorong, mulai dari Hotel, taxi, ojek bahkan warung- warung makan pun mereka yang untung”.Gumam Kardinal.

Kasihan kepada para pelaku usaha di Kota Waisai. Padahal kalau mau dilihat Kota Waisai bisa kok menyelenggarakan Bimtek.

” Kegiatan berskala besar seperti SAIL Raja Ampat 2014 saja dilaksanakan di Waisai, terus kegiatan bimtek ini saja di Kota Sorong” apakah tidak ada gedung yang bisa menampung 360 peserta dan penginapan bagi mereka.?.tanya Kardinal.

Ditambah lagi, dimasa pendemi Covid-19, kalau mau dilihat kembali, Raja Ampat kan sudah masuk Zona Hijau, tidak seperti kota Sorong. Masa DPMK menyelenggarakan kegiatan di Zona merah ketimbang zona Hijau. Tukasnya. (cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *