Bangunan Tempat Penyimpanan Ikan Hangus Terbakar Seketika

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG- Honaipapua.com,- Diduga akibat arus listrik pendek sebuah bangunan tempat pengelolaan/pendingin (Coolstorage) ikan tuna yang beralamat di Jln. Jend Sudirman atau tepatnya di samping Hotel Manise dilalap Si Jago Merah Kamis (21/6) sekitar pukul 22.00 WIT.

Dari informasi yang dihimpun Honaipapua.com, bangunan tersebut milik Pak Anthony alias Ongko Aseng. Kebakaran tersebut berawal dari salah satu kamar karyawan yang berada didalam bangunan tersebut, kemudian api merembes dengan cepat ke keseluruh bagian bangunan.

Kejadian kebakaran begitu cepat, karyawan tempat penyimpanan yang melihat api begitu besar, sehingga tidak mampu berbuat banyak. Lokasi awal titik api menyala, berada didalam gedung tempat ikan, dan tidak ada penyediaan air untuk memadamkan api dengan cara manual, sehingga karyawan tidak dapat menjangkaunya.

Beberapa unit pemadam kebakaran Damkar, dan mobil Watter Canon, berusaha memadamkan api. Banyaknya warga yang ingin mengetahui kejadian tersebut sehingga menyulitkan mobil pemadam bergerak leluasa.  Selama lebih 1 jam petugas bekerja keras, api berhasil dipadamkan.

Pemilik bangunan Ongko Aseng kepada wartawan mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat arus listrik pendek sebelum api membesar dan merembet.

“Saat kejadian saya tidak berada dilokasi, saya baru tau kejadiannya setelah karyawan saya menelepon bahwa bangunan tersebut telah terbakar. Kata karyawan kepada saya, api berasal dari salah satu kamar karyawan, yang diduga akibat arus listrik pendek,” kata dia dilokasi kejadian.

Dikatakannya akibat dari kejadian tersebut, jika dilihat dari kondisi terakhir kerugian mencapai Milyaran rupiah.

” Kita lihat sendiri mesin-mesin (Coolstorage) semua habis terbakar ditambah bangunnya, semua bisa mencapai Milyaran,” katanya.

Sementara seorang karyawan bangunan tersebut Yorets, mengatakan, saat kejadian dia bersama karyawan lainnya berada di luar bangunan mengangkat ikan yang akan dikelola.

“Kita semua sementara kerja ikan, tiba-tiba dari dalam, yang diduga kamar karyawan, ada bunyi ledakan disertai peracikan api. Pas kita lihat api sudah membesar, dan kita juga tidak bisa berbuat banyak karena air tidak ada dan titik api berada dibagian dalam sekali dari jarak kami berada, ” katanya.

Sementara pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan resmi terkait musibah tersebut.

“Kami belum bisa berikan keterangan resmi, soalnya masih melakukan pendataan,” ujar Kapolsek Sorong Kota AKP Tegar Satrio W SH. (wyr).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *