Aksi Protes Warnai Pemasangan Plang Sita Rumdis Oleh Tim Gabungan Pemda Raja Ampat

sorong raya
Bagikan berita ini

Waisai,Honaipapua.com, -Tim gabungan dari satuan Polisi Pamong Praja( Satpol PP), Polres Raja Ampat, bersama Kejaksaan Negeri Sorong Selasa 09/08/2022 memasang plang sita dibeberapa Rumah Dinas (Rumdis) di perumahan 10 Waisai Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat.

Pemasangan Plang Di salah satu Rumdis Perumahan 10 Waisai

Rumah dinas yang dipasang plang dahulu merupakan tempat tinggal dari beberapa pejabat yang mengabdi di pemerintahan Kabupaten Raja Ampat.

Tim Gabungan dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kabupaten Raja Ampat dengan dibantu oleh polres Raja Ampat.

Pantauan media ini sekitar pukul 10:00 Wit, tim gabungan melakukan apel di depan Kantor BPKAD Raja Ampat, kemudian, menggunakan truk dan kendaraan lainya tim bergerak ke perumahan 10.

Max Soisa kuasa Hukum 7 Pemilik Rumdis saat Berdiskusi dengan Tim Gabungan Pemda Raja Ampat

Awalnya, situasi pemasangan plang berjalan aman, namun selang beberapa menit kemudian, ada beberapa pemilik rumah yang merasa tidak puas dengan pemasangan plang tersebut. Dan langsung memarahi tim gabungan yang bertugas memasang plang.

Amarah dikeluarkan oleh warga pemilik rumah, karena terkesan pemda Raja Ampat tidak menghargai jasa-jasa mereka yang sudah sekian tahun mengabdi dan membangun kabupaten ini dari nol.

“Kalian dari mana saja, datang seenaknya memasang plang sita Pemda Raja Ampat. Kalian tidak menghargai kami sebagai anak negeri yang telah membangun Kabupaten Ini” Ucap salah seorang ibu dengan penuh amarah.

Bukan hanya itu salah seorang anak mantan Sekda Raja Ampat pun, ikut menyampaikan amarahnya kepada tim gabungan, karena merasa pemda tidak pernah menghargai Bapaknya yang merupakan Sekda pertama di Kabupaten Raja Ampat.

Pemasangan plang yang bertuliskan ” Bangunan ini telah dikembalikan ke Pemda Raja Ampat” itu berjalan tidak sesuai dengan rencana, tapi sudah menjadi arahan dari Kasatpol PP dan Kabag OPS, apapun yang terjadi saat pemasangan plang. Kita harus menggunakan akal sehat dan juga pikiran yang dingin, walaupun ada masyarakat yang tidak terima akan kehadiran tim gabungan.

Setelah beberapa saat pemasangan plang papan sita dari tim gabungan, tak lama kemudian pengacara senior Max Soisa tiba di TKP dan berdisikusi dengan, Wakapolres, Asisten 1 dan juga tim dari kejaksaan negri Sorong.

Dalam pertemuan singkat itu, ternyata 7 dari 10 pemilik rumah dinas yang hendak dipasang plang, telah menggugat balik pemda Raja Ampat, dan rencana sidang tersebut akan berlangsung tanggal 13 08/2022.

Oleh sebab itu, pengacara Senior Max Soisa meminta kepada tim gabungan untuk bersabar hingga hasil putusan sidang nanti.

Sementara 3 rumah yang tidak memberikan kuasa kepadanya. Pihaknya tidak tahu menahu dengan hal itu. Dan itu dikembalikan ke tim gabungan. (Cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.