Agustinus Saa: Persoalan ibukota Kabupaten Maybrat Final di Kumurkek

sorong raya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MAYBRAT, Honaipapua.com,- Sekertaris Daerah Kabupaten Maybrat Drs.Agustinus Saa,M.Si, secara resmi mengumumkan bahwa peraturan Presiden untuk letak ibukota kabupaten Maybrat di Kumurkek sudah final dengan ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo pada tanggal 14 Juni 2019, pukul 3.00.WIT di Jakarta.

Dikatakan Sekda, berdasarkan undang-undang Nomor 13 tahun 2019 poin 7 menyatakan bahwa ibukota Kabupaten Maybrat berkedudukan di Kumurkek Distrik Aifat. Sebab masalah ibukota Maybrat pernah digugat ke Mahkamah Konstitusi ( MK) dengan keputusan nomor 18 menetapkan bahwa ibukota kabupaten Maybrat di Kumurkek Distrik Aifat. kemudian pada tahun 2013 digugat lagi oleh kelompok yang tidak senang ke MK, dengan keputusan nomor 66 bahwa ibukota kabupaten Maybrat berkedudukan di Distrik Ayamaru, namun tidak dimaknai dan disetujui oleh masyarakat sehingga menjadi tarik menarik tidak ada keputusan yang final.

” Sesuai dengan hasil rapat tanggal 26 April tahun 2018 oleh menteri dalam negeri bersama Forkompinda melakukan rapat koordinasi di Jakarta dan memberikan tugas kepada tim rekonsiliasi melakukan pendekatan dengan tokoh masyarakat adat diwilayah Ayamaru, Aitinyo, Aifat dan Yumasssesss dan semua tokoh sepakat untuk ibukota Kabupaten Maybrat di Kumurkek, berdasarkan undang-undang nomor 13 tahun 2009 pasal 7, “terang Agustinus Saa kepada media ini di Maybrat.

Berdasarkan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 untuk memindahkan ibukota harus ada keputusan peraturan pemerintah, bukan dengan keputusan mahkamah konstitusi (MK) sesuai dengan perintah Menteri Dalam Negeri.

” Untuk menjadi momen bersejarah bagi masyarakat di Kabupaten Maybrat bahwa pada hari Jumat tanggal 14 Juni tahun 2019 jam 3.00.WIB, bertempat Istana Negara di Jakarta, Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo, dengan resmi menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) untuk penetapan ibukota Kabupaten Maybrat di Kumurkek Distrik Aifat, “beber Agustinus Saa.

Rencana pelaksanaan syukuran dan penjemputan kepada Dirjen bersama Gubernur provinsi Papua barat serta Forkompinda pada tanggal 28 Juni ke Kumurkek untuk menyerahkan keputusan Peraturan Pemerintah tersebut, kepada pemerintah, dan masyarakat di Kabupaten Maybrat dan masalah persoalan ibukota kabupaten Maybrat telah selesai,”tutup Agustinus Saa. (nes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *