Tim Gakum Amankan Tiga Dump Truck Kayu Ekspor Merbau

Serba-serbi
Bagikan berita ini
  • 13
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    13
    Shares

Sorong, Honaipapua.com,- Tim Penegakan Hukum ( Gakum) Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Maluku Papua, menangkap 3 Dump Truck bermuatan kayu jenis Merbau berukuran eksport di Tugu Merah SP 1 Aimas Kabupaten Sorong.

Kepala Seksi Gakum Wilayah 1 Maluku dan Papua, Adrianus Mosa saat dikonfirmasi Wartawan, Jumat (20/7) sekitar pukul.20.30.Wit didepan kantor BKSDA yang beralamat di jalan Yos Sudarso atau tepatnya didepan kantor Kejaksaan Negeri Sorong, mengatakan, Tim Patroli awalnya mendapat laporan dari teman intel, kemudian ditindaklanjuti dan hasilnya kayu tersebut, dibawa dari Klamono milik marga Fadan dengan tujuan Aimas dijalan Karantina.

” Saat ditemui oleh tim Patroli sekitar pukul.19.00.wit di Tugu Merah, sopir dump truck tidak dapat menunjukan dokumen kayu yanh diangkut, kemudian para sopir diarahkan oleh tim patroli ke Kota Sorong, tepatnya di kantor Gakum disamping BKSDA, dan berselang beberapa saat kemudian ijin dokumen diantar oleh seseorang kepada para sopir dan ditunjukan kepada kami, ” ungkap Adrianus Mosa.

Menurut Adrianus Mosa, karena sudah larut malam, pihaknya akan menindaklankuti isi dokumen tersebut, yakni, akan mengkroscek kepada pejabat atau pegawai kehutanan mana yang mengeluarkan atau menerbitkan surat ijin tersebut.

” Karena kayu ini dalam jumlah banyak, dan tidak mungkin dititip dihalaman kantor BKSDA, maka kayu tersebut akan kami titip di kilo meter 12, “jelas Adrianus Mosa.

Dari pantauan awak media dilapangan, pada pukul.23.00.Wit, ketiga dump truck tersebut keluar dari halaman kantor BKSDA menuju kilo meter 12 untuk dititip, dan ternyata tidak benar seperti yang disampaikan tadi. Setelah awak media mengikuti terus perjalanan ketiga dump truck menuju Aimas dijalan karantina, tepatnya ditempat penampungan kayu milik.CV.Maridjo. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *