PFM : Hindari Konflik, JDP didesak Bertemu Jokowi untuk Siapkan Format Dialog

Serba-serbi
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Manokwari,Honaipapua.com, -Konstalasi politik di tanah Papua yang kian hari kian tak membaik. Justru menimbulkan kesan dan pesan yang makin lama semakin mengkristal di Kalangan Masyarakat Papua. Maka, dengan hormat mewakili Tokoh Masyarakat Papua di Tanah Papua ini saya ingin menyampaikan kepada Bapak Presiden Jokowi agar segera menggelar Pertemuan dengan Jaringan Damai Papua sesuai dengan Janji Bapak Presiden Jokowi waktu lalu ketika mengundang tokoh-tokoh Masyarakat Papua yang kemudian menunjuk Bapak Alm. Pater Neles Tebay, Wiranto dan Teten Masduki untuk mempersiapkan Format Dialog Bermartabat. Demikian dikatakan Tokoh Masyarakat Papua, Paul Finsen Mayor.

Tokoh Masyarakat Papua, Paul Finsen Mayor (PFM) Kepada media ini melalui pesan Whatsappnya, menyatakan, kemudian, Persiapannya tidak berjalan dikarenakan Bapak Almarhum Pater Neles Tebay sakit lalu kemudian meninggal dunia. Maka, semua terhenti sampai saat ini.

Nah, lanjut Paul Finsen Mayor bahwa saat ini Wiranto sudah tidak ada dalam Kabinet Jokowi Pemerintahan Periode ke Dua ini, Pak Teten Masduki masih ada dalam pemerintahan. Oleh sebab itu atasnama Tokoh Masyarakat Papua meminta kepada Bapak Presiden Jokowi agar Segera Mengambil Keputusan untuk Penyelesaian masalah berkepanjangan di Tanah Papua.

Dikatakannya, Orang Papua ini hidup damai dan sejahtera di atas Tanah adatnya. Orang Papua mau hidup sederajat dengan masyarakat lain di belahan bumi lainnya. Maka, sebenarnya sudah ada itikad baik dari Orang Papua untuk diajak bicara dengan Pemerintah Pusat. Ketika, niat baik ini sudah ada maka sebaiknya Segera Diambil Solusi alternatif untuk menggagas Dialog yang bermartabat.

Menurut Paul Finsen Mayor, sebenarnya Orang Papua itu menginginkan Harkat dan martabatnya sebagai Manusia dihargai dan dihormati itu saja sebenarnya. Kita lihat 21 Tahun Lalu Ketika Presiden Gus Dur saat itu Turun dari Istana Negara Republik Indonesia dan langsung bertemu dengan orang Papua, Orang Papua sangat Bangga dan Terhormat. Sampai saat ini, Orang Papua sangat mengidolakan sosok Gus Dur.

Hari ini, kata Paul Finsen Mayor, sosok Gus Dur di Negera ini sudah tidak ada, karena belum ada yang punya Niat baik untuk Duduk bersama mendengar hati nurani orang Papua. Orang Papua merindukan sosok Gus Dur yang dianggap paling tulus dan berjasa besar mengangkat Harkat dan Martabat Orang Papua dengan mengganti Nama Irian Jaya menjadi Papua.

” Bapak Presiden Jokowi, saran saya segera Mengundang Jaringan Damai Papua ( JDP ) ke Istana Negara kemudian Menugaskan Kepada Jaringan Damai Papua (JDP) segera siapkan format dialog agar segera mengakhiri konflik berkepanjangan di Tanah Papua, “tambahnya.

Semua ingin hidup bahagia dan damai. Maka, sebenarnya sudah ada kemauan bersama maka segeralah Dialog Damai dan bermartabat. (***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *