Wabup Maybrat Ibadah Syukuran HUT PI Ke-71 Injil Masuk Dikampung Ikuf-Jitmau

Seni & Budaya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Maybrat,Honaipapua.com, -Wakil Bupati Maybrat Drs Paskalis kocu,M.Si ikut ibadah Syukuran HUT PI ke-71 Tahun di Kampung Ikuf-Jitmau, Distrik Aitinyo Raya, Kabupaten Maybrat, belum lama ini.

Wakil Bupati Maybrat Drs.Paskalis Kocu,M.Si dalam sambutannya, menuturkan Buah dari Injil, sehingga saat ini kita bisa ada, sebabnya perlu disyukuri, karena injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan.

” Celakalah aku jika aku tidak memberitakan injil, tetapi didalam kehidupan, siapakah harus memberitakan injil dalam sikap dan tindakan, “pesannya.

“Mari kita bersyukur kepada kepada iorang tua yang pertama menerima injil, sehingga tidak terjadi perdebatan karena injil sudah masuk, maka tugas kita menjaga dan hidup untuk terus maju, “katanya.

Ketua panitia pelaksana, kegiatan HUT PI ke 71 tahun injil masuk dilampung Ikuf-Jitmau, Yohanes Tohre Yumame, mengucapkan, terima kasih atas kehadiran warga jemaat dari berbagai rayon yang datang dan ini menjadi tanda kebersamaan dalam Tuhan untuk membangun jemaat, sekaligus dalam HUT Pekabaran Injil di Ikuf -Jitmau.

Injil Yesus Kristus sudah diterima orang Papua pada tanggal 5 Februari 1855 di Pulau Mansinam Teluk Doreri Manokwari, dan sudah di abadikan oleh Johan Gotlob Geissler dan Carl Wilhem Ottow menjadi suatu peringatan agama yang bersifat kekal dengan seuntai kalimat skral berbentuk doa, yang dijuluki Doa Agung, yakni, Dengan nama Tuhan, kami menginjak Tanah ini.

Begitu pula dikampung Ikuf dan Jitmau dibawa injil oleh Nabot Ginuni dan Titus Ginuni pada tahun 1948 yang silam .
Injil yang sama menumpang perahu tradisional suku-suku yang mendiami dan menjadi sejarah Tuhan telah hadir ditengah-tengah kehidupan masyarakat kampung ini.

Dengan demikian semua orang Ikuf, Jitmau, insas, Ayamaru Utara, Ayamaru Utara Timur mengintropeksi dirinya masing-maisng apabila hidupnya tidak sesuai dengan apa kata Injil ? mari kita menyerahkan diri kepada Tuhan sertamengaku selalu hidup menurut Injil, maka Tuhan selalu mengisi hidup kita dengan anugerah-Nya setiap saat dan sepanjang hidup.

Dikatakan, mari satu hati membangun Maybrat berikan telinga mendengar Firman Nya, maka kan terjadi perubahan yang besar, keluarga-keluarga akan diberkati, karena berikan hati untuk Yesus dan orang Maybrat diberkati. (ones)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *