SKK Migas Pamalu Gelar Sosialisasi Virtual Komunikasi Hulu Migas ke Jurnalis 

Seni & Budaya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong,Honaipapua.com, -Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Wilayah Papua Maluku (Pamalu) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menggelar sosialisasi komunikasi hulu migas sekaligus memberikan kuliah umum bersama jurnalis Papua-Maluku, organisasi masyarakat Dompet Dhuafa Ambon, mahasiswa Universitas Papua serta mahasiswa Bula di Ambon yang tergabung dalam Oil & Gas Club (OGC) di Migas Center melalui web seminar piranti zoom, Jumat (17/7/2020).

Pada kesempatan acara pembukaan tersebut, Kepala Perwakilan SKK Migas Pamalu A. Rinto Pudyantoro, mengatakan, kegiatan sosialisasi hulu migas ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada jurnalis terkait kegiatan hulu migas yang beroperasi di wilayah kerja Pamalu.

” Informasi kegiatan hulu migas sangat penting dipahami oleh pekerja media, agar sebelum penulisan berita harus mendapatkan informasi yang akurat, sehingga informasi atau pesan yang diterima publik juga benar adanya, “tutur Rinto.

Dikatakan Rinto, SKK Migas memiliki dua kegiatan utama, yakni, Eksplorasi dan Eksploitasi. Eksplorasi yang artinya penjelajahan, mencari dan menemukan Migas. Eksploitasi yang artinya pengisapan atau biasa disebut mengangkat Migas ke permukaan bumi.

Eksplorasi bertujuan untuk mencari cadangan Migas baru, jika ditemukan cadangan ekonomis untuk dikembangkan, maka Eksploitasi Migas dilanjutkan dengan produksi. Eksplorasi meliputi Studi Geologi, Studi Geofisika, Survey Seismic dan Drilling. Kegiatan eksplorasi ini adalah tahap awal pekerjaan Migas.

Sejauh ini Ekploitasi Migas di wilayah kerja SKK Migas Pamalu dilakukan oleh sejumlah perusahaan swasta yang disebut KKKS. KKKS ini adalah Pertamina EP, RH Petrogas, Field Papua, BP Indonesia, Petro China Salawati, Citic Seram Energy, Karlez dan Inpek Masela.

Selain tugas utama SKK Migas, tambah Rinto bahwa, pada tahun 2018, SKK Migas mendapatkan akreditasi Standar Internasional dari Lembaga Sertifikasi Manajemen Anti Penyuapan (LSMAP).

Sehingga SKK Migas menerapkan SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan dan berkomitmen mengimplementasikan guna melakukan pengawasan serta pengendalian internal untuk minimalisir resiko penyuapan di Industri Hulu Migas.

Lanjutnya, SKK Migas menerapkan pedoman etika dan prinsip 4 No’s yaitu No Bribery, No Kick Back, No Gift, No Luxurious Hospitality dan dengan tegas melarang segala bentuk praktek penyuapan serta kepentingan atau zero tolerance.

Penerapan system manajemen anti penyuapan ini bukan hanya diterapkan di Internal SKK Migas saja, melainkan juga dikalangan anggota keluarga. Langkah ini dapat membantu terciptanya Industri Hulu Migas yang transparan dan efisien, ucap Rinto.

Selain itu, materi sosialisasi komunikasi hulu Migas dipaparkan juga oleh BP Indoneisa, Inpex Masela Ltd, Petrogas Basin Ltd, Pertamina EP dan Genting Oil Kasuari. Dan juga mengandeng Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) dan Organisasi Masyarakat untuk berbagi pengalaman dalam pelaksanaan tugas-tugas kejurnalistikan hingga menjadi karya yang sesuai dengan ketentuan dalam kaidah pemberitaan. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *