Polres Kaimana Tegaskan Malam Takbiran Tidak Ada Pawai Kendaraan

Seni & Budaya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KAIMANA, Honaipapua.com,-  Kapolres Kaimana AKBP. Robertus A. Pandiangan, SIK.MH melalui kabagopsnya, AKP. Zakarias Siriyei, mengungkapkan, bahwa sudah ada kesekapatan bahwa malam takbiran tahun 2018 ini, tidak ada lagi pawai kendaraan, seperti yang terjadi ditahun-tahun kemarin.

Kesepakatan ini diambil setelah ada rapat koordinasi yang digelar di mapolres Kaimana, beberapa waktu yang lalu, yang melibatkan PHBI, dan juga seluruh tokoh-tokoh umat muslim yang ada di kabupaten Kaimana.

” Beberapa waktu yang lalu, kami sudah bicarakan hal ini dengan tokoh-tokoh masyarakat dan juga alim ulama yang ada di kabupaten Kaimana, tentang pengamanan serta hal-hal apa saja yang harus diatur bersama agar situasi kantibmas yang ada di kabupaten Kaimana tetap kondusif,”terang Kabag Ops.

Dikatakan Kabag Ops, kesepakatan waktu itu, bahwa untuk pawai kendaraan tidak lagi dilakukan untuk tahun ini. Perayaan takbiran hanya dilakukan dengan jalan kaki dan dipusatkan ditaman kota Kaimana.

Menurut Kabag Ops, salah satu alasan utama yang membuat semua pihak menyepakati untuk meniadakan pawai kendaraan, adalah selalu saja jatuh korban pada saat dilakukan pawai kendaraan. Satu alasan ini yang membuat kami bersama-sama memutuskan untuk jangan ada pawai kendaraan. Karena belajar dari pengalaman tahun-tahun yang lalu, ketika pawai kendaraan dilaksanakan, selalu saja memakan korban.

” Kami tidak mau itu terjadi lagi, sebab  ini hari kemenganan, maka kita rayakan juga dengan hal-hal yang positif. Jangan sampai kita terlalu gembira, akhirnya diri kita yang menjadi korban. Kami tidak mau seperti itu, “ujarnya.

Selain itu, lanjut Zack begitu disapa, situasi gangguan keamanan yang terjadi belum lama ini di belahan Indonesia yang lainnya, membuat aparat keamanan harus bekerja ekstra untuk mengamankan perayaan Idul Fitri tahun ini. Yang juga menjadi pertimbangan kami, adalah kemarin kan sempat ada insiden di Surabaya dan sekitarnya. Sehingga kita disini juga, perlu untuk mengambil tindakan pre-emtif dan prefentif agar kejadian serupa jangan sampai terjadi di daerah kita ini.

” Olehnya segala macam kegiatan yang melibatkan banyak orang ini yang kami akan pertimbangkan. Sehingga memudahkan juga pengawasan oleh aparat kami di polres Kaimana ini, “ujarnya.

Sementara itu, kapolsek Kaiman Kota, IPTU. Mahfud Soapaheluwakan ketika dikonfirmasi terkait malam takbiran ini mengungkapkan bahwa, malam takbiran akan dilakukan dan dipusatkan ditaman kota.

” Pawai dilakukan dengan hanya berjalan kaki, dengan rute, taman kota, cendrawasih, perindustrian, bumsur, lembaga, puskesmas, nikolas kabes, letu idrus, trikora dan kembali ke taman kota.
Kalau dari sisi keamanan, saya pikir pawai kendaraan ini tidak usah dilakukan. Karena biasanya juga menelan korban, sehingga sebaiknya tidak usah saja. palagi besoknya ka nada sholat ied, sehingga sebaiknya kita fokus saat pelaksanaan sholat ied ini. ” Malamnya cukup dengan pawai jalan kaki saja, “ungkapnya.

Kaitan dengan kantibmas di Kaimana kota, lanjut Sopaheluwakan, pihaknya berharap agar seluruh masyarakat Kaimana, baik Nasrani maupun yang Muslim bisa bersama-sama menjaga agar situasi kantibmas yang sudah aman di Kaimana ini, bisa terus terjaga.

” Mari kita sama-sama menjaga agar pada saat perayaan Idul Fitri, kota kita ini tetap aman. Saatnya kita saling bersilaturahmi antara umat beragama yang selama ini sudah berjalan bagus. Saudara umat Nasrani juga pastinya akan turut berbahagia atas pesta kemenangan yang sudah diraih oleh saudaraa-saudara kita yang muslim. Kita jaga kerukunan ini baik, sehingga kota kita ini bisa terus menjadi kota teraman di Selatan Papua, “pungkasnya. (edd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *