Bupati Raja Ampat Bersama Unsur Forkompinda Resmi Membuka Festifal Suling Tambur

Seni & Budaya
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Wejim,Honaipapua.com, -Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE bersama Wakil Bupati Orideko I.Burdam, S.IP, M.Ec, Dev dan Forkopimda, Selasa Rabu, 10 /11/2021 membuka kegiatan Festifal Suling Tambur di Kampung Wejim Distrik Kepulauan Sembilan.

Festifal Suling Tambur di Kampung Wejim kepulauan sembilan merupakan kegiatan tahunan yang diagendakan oleh pemerintah Kabupaten Raja Ampat, untuk mengangkat seni dan budaya di Wilayah Kabupaten Raja Ampat.

Namun karena adanya pendemi Covid-19
beberapa tahun terakhir, agenda tersebut tidak diselenggarakan sehingga momen tersebut dilakukan pada tahun 2021 di Kampung Wejim Distrik Kepulauan sembilan.

Sebelum membuka Festifal Suling Tambur Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati,SE dalam sambutanya menyampaikan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena kemurahan-Nya kegiatan Festifal Suling Tambur ini dapat dilaksanakan.

Dikatakan Festifal suling tambur yang sudah menjadi agenda rutin dengan tempat pelaksanaan berbeda-beda, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kampung PAM Distrik Waigeo Barat Kepulauan dan tahun ini festifal suling tambur dilaksanakan di Kampung Wejim Distrik Kepulauan Sembilan sebagai tuan rumahnya. ” Ini adalah suatu kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada masyarakat Wejim dalam mengembangkan dan memposisikan potensi-potensi di Distrik Kepulauan sembilan” ujar Bupati

Lanjut dikatakannya, banyak Distrik-distrik yang berupaya diberikan kepercayaan melaksanakan festifal ataupun iven-iven seni budaya di Distrik mereka, namun ditahun 2021 ini adalah merupakan keberkahan dari Tuhan kepada Distrik kepulauan sembilan menyelenggarakan momen ini

Pelaksanaan iven-iven festifal di Distrik dan kampung tentunya memiliki tujuan dalam rangka pengembangan dan promosi potensi sumberdaya yang ada di Distrik baik kuliner, kerajinan seni budaya dan pariwisata. Tandasnya

Menurutnya, festival memiliki dimensi dan dampak luas berkesenian, budaya dan mengkampanyekan konservasi bagi keberlangsungan lingkungan hidup dan juga industri pariwisata.

Oleh sebab itu, diharapkan dengan adanya kegiatan ini, akan menimbulkan dampak positif dan perubahan lestarinya seni budaya suling tambur, timbulnya usaha-usaha produktif dari masyarakat berupa kuliner, kerajinan anyaman serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga potensi kearifan lokal.tegasnya

Saat ini pariwisata menjadi skala prioritas nasional karena pariwisata merupakan suatu kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, sehingga membawa dampak positif kepada masyarakat.

Setahun terakhir ini kita dihantam oleh Pendemi covid-19 yang langsung menyentuh sendi-sendi kehidupan manusia” pendemi covid-19 juga menghantam sektor pariwisata yang merupakan primadona di Kabupaten Raja Ampat. Terangnya

Menurutnya, saat ini pendemi covid-19 mulai normal, sehingga kita berharap bersama dengan festival suling tambur saat ini dapat memberikan efek semangat dan bangkit dalam memulai kehidupan yang lebih baik lagi.

Sekali lagi kalau sektor pariwisata kembali normal, maka otomatis perekonomian masyarakat pun akan naik. ” Semoga festival ini berlangsung dengan sukses karena keberhasilan ini adalah keberhasilan kita bersama,” harapnya.

Usai membawa sambutan selanjutnya Bupati Raja Ampat bersama Wakil Bupati dan unsur Forkopimda secara bersamaan memukul tambur, pertanda Festifal Suling Tambur tahun 2021 di Kampung Wejim Distrik Kepulauan sembilan resmi dibuka

Turut hadir dalam pembukaan festival suling tambur, pimpinan OPD, Pimpinan BUMN, Sponsor, dan masyarakat dan tamu undangan lainnya. (cak)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *