Waidah Suaib Beri Penguatan Kapasitas untuk KPU dan Bawaslu Kaimana

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Salah satu mantan Komisioner Bawaslu RI, Waidah Suaib dipercayakan untuk memberikan penguatan kapasitas kepada KPU dan Bawaslu Kabupaten Kaimana. Dua kegiatan ini dilaksanakan secara terpisah di Grand Papua Hotel Kaimana, Sabtu (14/11).

Salah Satu Kegiatan Peningkatan Kapasitas Oleh Mantan Komisioner Bawaslu RI, Waidah Suaib kepada KPU Kaimana dan Jajarannya

Karena dengan narasumber yang sama, maka KPU lebih dulu melaksanakan kegiatannya yang diikuti oleh PPD dan PPS se-Kaimana dari pukul 09:00 WIT sampai pukul 12:00 WIT. Sementara giat peningkatan Bawaslu ini sendiri dilaksananakan usai kegiatan KPU ditempat yang sama, dengan menghadirkan Bawaslu Kaimana dan jajarannya sampai tingkat bawah, yang dimulai pukul 13:00 – 15:00 WIT.

Mantan Komisioner Bawaslu RI, Waidah Suaib saat Kegiatan

Waidah dalam kesempatannya menegaskan bahwa, berdasarkan evaluasi dari pemilu ke pemilu, masih ditemukan beberapa persoalan yang masih terus terjadi.

“ Pertama bahwa pengalaman pemilu ke pemilu ini masih banyak persoalan yang terjadi. Sehingga sangat diperlukan sinergitas dan juga koordinasi antara penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, dan juga pengawas pemilu dalam hal ini Bawaslu. Sehingga potensi kerawanan ini bisa diproteksi lebih dinj,” ungkapnya.

Lanjut Waidah, KPU dan Bawaslu harus bisa sama-sama memetakan potensi kerawanan sehingga bisa diantisipasi lebih awal sebelum memasuki hari H pelaksanaan Pilkada.

“Kesuksesan pelaksanaan pemilu bukan berdasarkan berapa banyak penyelesaian sengketa atau laporan pemilu, tetapi bagaimana pemilu itu bisa berjalan aman dan lancar dengan minim masalah. Tentunya KPU dan Bawaslu harus saling berkoordinasi ketika menemukan potensi kerawanan pada saat pilkada, sehingga langkah antisipasi bisa dilakukan lebih awal,” tuturnya.

Menurut Waidah, penguatan kapasitas kepada penyelenggara KPU dan Bawaslu Kaimana ini sangat penting, karena pelaksanaan pilkada kali ini ditengah pandemi Covid-19.

“Penguatan kapasitas ini sangat penting. Karena apa? Ini kan momentum pilkada yang mungkin hanya terjadi sekali dalam sejarah pemilu kita, karena pilkada disaat pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan pilkada ditengah pandemi ini, memiliki tantangan yang sangat berat bagi penyelenggara pemilu. “Maka tantangannya sedikit berbeda dengan pilkada-pilkada sebelumnya. Ada triple beban disini, karena penyelenggara pemilu harus mematuhi Kepatuhan undang-undang dan harus berusaha untuk menegakkan protokol kesehatan. Tapi soal protokol kesehatan kan tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi menjadi tanggung jawab pihak lainnya juga. Tetapi karena bertepatan dengan pemilu, maka tidak bisa diabaikan juga oleh penyelenggara pemilu, dalam hal ini KPU dan Bawaslu sebagai pengawas pemilu,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar KPU dan Bawaslu Kaimana bisa saling berkoordinasi sehingga pelaksanaan pemilukada di Kabupaten Kaimana bisa berjalan aman.

“Kami berharap baik KPU dan juga Bawaslu Kaimana, bisa lebih dini mencermati dan menggali potensi kerawanan yang akan terjadi pada saat dilaksanakan pemungutan suara. Sehingga antisipasinya bisa dilakukan lebih awal dan menghindari persoalan-persoalan yang mungkin saja bisa terjadi pada saat hari – H,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *