Tiga Paslon ‘Walk Out’ Nahum Krimadi.SS : KPU Kedepankan ‘Publik Trust’

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorsel,Honaipapua.com, -Tahapan Pilkada yang diselenggarakan oleh KPU kabupaten Sorong Selatan, yaitu, pada forum Debat Kandidat Pertama telah terjadi Walk Out oleh ketiga Paslon nomor 02, 03 dan 04, sehingga Debat Kandidat tidak dapat dilanjutkan.

Divisi Teknis Pemilu dan Hupmas, Nahum Krimadi.SS

Ketiga Paslon mempertanyakan status Dokumen Paslon nomor 01 Calon Wakil Bupati Alfons Sesa.MM sebagai ASN belum terpenuhi atau dianggap tidak memenuhi syarat status dalam pemberhentian sebagai ASN.

KPU telah lakukan pleno tahapan Pilkada terkait syarat pencalonan yang dilaksanakan KPU secara berjenjang kepada KPU provinsi dan KPU provinsi telah berkoordinasi dengan KPU RI terkait azas kepastian hukum dalam memutuskan syarat mutlak surat keterangan pemenuhan syarat pencalonan Paslon nomor 01 Calon Wakil Bupati Alfons Sesa.MM bahwa proses pemberhentian yang bersangkutan hingga saat ini masih dilaksanakan oleh lembaga yang berwenang sebelum 30 hari pemungutan suara.

Terkait dengan hal itu, Divisi Teknis Pemilu dan Hupmas, Nahum Krimadi.SS selaku pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang berada di kabupaten Sorong Selatan atas Dinamika tahapan Pilkada yang terjadi pada forum Debat Kandidat.

” Terkait Walk Out yang terjadi, KPU mengharapkan peserta Pilkada bisa mengedepankan prinsip-prinsip politik yang Etis dan santun tetapi juga bisa melahirkan demokrasi yang eklusif, elegan dan bermartabat sehingga tidak boleh lagi ada setingan opini berkaitan dengan Dinamika yang terjadi, oleh karenanya, apa yang disampaikan oleh ketiga Paslon terhadap persyaratan pencalonan Calon Wakil Bupati Alfons Sesa, KPU berkewajiban menjaga Netralitas Pemilu bagi peserta Pemilu tetapi juga bagi masyarakat yang merasa keadilan Pemilunya tercoreng dan sebagainya untuk itu, KPU telah berkoordinasi secara hirarki juga ke KPU provinsi dan KPU RI untuk dapat memutuskan apa yang menjadi permasalahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, untuk itu, atas nama lembaga KPU, kami akan menjaga keadilan Pemilu sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sorong Selatan dengan terus menjaga kepercayaan masyarakat “Publik trust” sebagai lembaga Nasional yang bersifat tetap indenpenden, mandiri dalam melaksanakan tahapan Pilkada yang jujur dan adil, “ungkap Nahum Krimadi.

Lanjut Nahum Krimadi, permasalahan yang disampaikan oleh ketiga Paslon, kedepan, secepatnya KPU akan berupaya untuk menyelesaikan dengan berkoordinasi bersama KPU provinsi dan KPU RI agar segera mendapat keputusan. Dengan demikian tahapan Debat Kandidat kedua, pada tanggal 30 November 2020 mendatang, dapat digelar sesuai jadwal tahapan yang sudah ditetapkan oleh KPU Sorong Selatan.

” Jadi, dalam pemenuhan syarat pencalonan Administrasi oleh pihak yang berwenang menjadi syarat mutlak terhadap Calon Wakil Bupati yang diberikan kepada KPU berupa surat keterangan tentang pemberhentian masih dalam proses, kedepan akan diputuskan secepatnya dalam pemenuhan syarat mutlak berkas yang dimaksud, agar tahapan KPU dapat kembali dilaksanakan demi pembangunan di kabupaten Sorong Selatan, “tambahnya. (pic)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *