TERKABUL Tawarkan Rp.4 Miliar 1 Kampung untuk Rumah Layak Huni

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Salah satu program aksi dari sekian banyak program aksi yang akan dilakukan TERKABUL, ketika di berikan amanah oleh masyarakat Kaimana pada Pilkada 9 Desember 2020 ini adalah, menyediakan rumah layak huni untuk seluruh masyarakat yang ada di kampung-kampung.

TERKABUL Saat Kampanye Terbatas di Bumsur Kaimana Kota

Hal ini ditegaskan oleh Calon Bupati Kabupaten Kaimana, Fredy Thie ketika jumpa Pers dengan beberapa wartawan, di Resto miliknya di Tanjung Simora Kaimana beberapa waktu yang lalu. Menurutnya, salah satu program aksi TERKABUL ini muncul berdasarkan fakta dan juga masukkan dari masyarakat, ketika dirinya berkunjung ke kampung-kampung.

“Kalau saya jalan ke kampung-kampung, saya selalu sampaikan ke masyarakat di 84 kampung, bahwa rumah setengah jadi itu harus diselesaikan. Mungkin ada rumah yang belum diplester, atau belum ada pintu jendelanya, atau belum ada plafonnya, atau ada rumah yang MCK-nya tidak ada, bahkan mungkin ada yang atapnya belum selesai, kita akan selesaikan itu. Dan itu menjadi fokus kita di periode pertama ketika kami terpilih nanti,” ungkapnya.

Menurutnya, dari 84 kampung ini, jika dalam waktu lima tahun, maka persoalan rumah layak huni masyarakat ini bisa diselesaikan.

“Saya selalu bilang, masa jabatan bupati dan wakil bupati ini kan lima tahun. Berarti kita harus pakai kalkulator hitung dia baik. 84 kampung ini kalau kita bagi lima tahun, maka satu tahun itu, kita harus selesaikan 17 kampung. Satu kampung itu, kita mau berikan dana untuk pembangunan rumah itu 4 Miliar rupiah. Kampung-kampung yang kecil, palingan 30 sampai 40 rumah. Jadi, satu rumah itu, setara dengan 100 juta. Karena kebetulan saya juga kontraktor, sehingga saya sangat yakin bahwa dari 100 juta untuk 1 rumah, maka rumah-rumah yang belum selesai ini pasti akan diselesaikan,” ujarnya.

Lanjut pria yang kerap disapa Kaibus ini bahwa, satu tahun dana yang dibutuhkan untuk penyediaan rumah layak huni warga ini, sebesar Rp.68 Miliart.

“ Dalam satu tahun, kalau kita keluarkan 68 Miliar untuk 17 kampung, saya pikir tidak berpengaruh terhadap APBD kita, yang setiap tahun rata-rata adalah 1, 2 sampai 1,3 Triliun. Sehingga program aksi ini yang akan kami selesaikan di lima tahun dalam masa kepemimpinan kami, jika terpilih nanti di 9 Desember 2020,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *