Soal Pemekaran Propinsi PBD, Partai Demokrat Mendukung Sepenuhnya

Politik
Bagikan berita ini

Waisai,Honaipapua.com, -Ketua Umum Insan Muda Demokrat Indonesia, Dr Michael Wattimena, S.E, S.H, M.M, mengatakan Partai Demokrat pada prinsipnya mendukung penuh pemekaran daerah otonom baru provinsi Papua Barat Daya (PBD).

Ketua insan muda Demokrat Indonesia. Michael Wattimena, S.E,.S.H,MH

“Sangat tidak benar kalau partai Demokrat tidak mendukung pemekaran provinsi Papua Barat Daya. Partai Demokrat sangat mendukung pemekaran provinsi Papua Barat Daya,” ujar BMW, sapaan akrab Michael Wattimena, Rabu (7/9/2022).

Michael Wattimena yang disapa  (BMW) menyebutkan pemerintah pusat sebelumnya menetapkan Moratorium pemekaran secara nasional, namun mengingat Papua memiliki kekhususan  secara otonomi maka diberikan kesempatan untuk melakukan pemekaran daerah otonom baru.

Terkait pemekaran provinsi PBD, kata BMW, bagaimana mungkin partai Demokrat disebut-sebut tidak mendukung pemekaran DOB Papua Barat Daya. Sementara tiga provinsi yang baru saja dimekarkan oleh provinsi Papua adalah peran penting dari partai Demokrat.

“Tiga daerah otonom baru di Papua yang baru saja diputuskan menjadi provinsi merupakan peran penting gubernur Papua Lukas Enembe, yang notabene adalah ketua DPD partai Demokrat provinsi Papua secara penuh mendukung pemekaran tiga provinsi yang baru di Papua dalam berbagai kebijakan apapun terhadap daerah otonom baru di Papua,” jelas BMW.

Menurutnya, hal yang sama juga dilakukan oleh  fraksi Partai Demokrat di Komisi II DPR RI memberikan dukungan yang optimal terhadap pemekaran di tiga provinsi yang ada di Papua.

Terlepas dari pada itu, kata Wattimena, ketua DPD partai Demokrat Papua Barat yang adalah bupati kabupaten Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, juga telah melakukan komunikasi yang intensif dengan DPP partai Demokrat di Jakarta maupun dengan fraksi Demokrat yang ada di Komisi II DPR RI.

“Oleh karenanya ketua DPD Demokrat Papua Barat, yang adalah bupati Raja Ampat juga telah melakukan komunikasi yang intensif dengan DPP partai Demokrat di Jakarta maupun dengan fraksi Demokrat yang ada di Komisi II DPR RI, sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat akan  diaktualisasikan oleh fraksi Demokrat di Komisi II,” jelasnya.

BMW mempertegas jika ada informasi-informasi yang mengatakan bahwa fraksi partai Demokrat tidak mendukung yang namanya DOB Papua Barat Daya, maka hal itu adalah keliru besar.

Mengingat dari aspek  kewilayahan dan sejarahnya  tanah Papua dibagi atas tujuh regional atau tujuh provinsi, itu berarti sangat layak Partai Demokrat mendukung dan menyetujui pemekaran daerah otonomi baru Papua Barat Daya.(Caken)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.