Robert Kardinal: Media Harus Publish Informasi Mendidik Kepada Masyarakat

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sorong, Honaipapua.com,- Salah seorang politikus Partai Golongan Karya (Golkar) asal Provinsi Papua Barat yang saat ini duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), selalu mengikuti perkembangan daerah yang mempercayakannya menjadi wakil rakyat.

Robert Joppy Kardinal politikus handal Partai Golkar kelahiran Pulau Doom Kota Sorong ini, sangat miris melihat kehidupan generasi muda yang mulai mencoba menyentuh obat-obat terlarang (Narkoba).

Ditemui pada suatu kesempatan di Kota Sorong, pria yang akrab dengan media ini hanya mengenakan pakaian sederhana. Hanya sekitar 10 menit duduk bersama anggota DPR RI ini, banyak masukan yang diberikan Robert Kardinal agar media mengemas informasi dan menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Banyak contoh yang ada di bangsa ini, tapi saya mencontohkan, khususnya di Papua Barat terutama di Kota Sorong. Dimana saat ini anak-anak yang berada disejumlah titik Kota Sorong, kebanyakan memegang lem aibon. Untuk apa lem aibon itu? Kenapa anak-anak itu mulai menyentuh atau mencoba-coba hal seperti itu.

” Padahal kita tahu bahwa semakin lama menghirup lem aibon tersebut, akan menyebabkan mabuk. Malah kalau semakin sering menghirup lem aibon tersebut, akan mengakibatkan sakit kepala bahkan sampai terganggunya saraf, “jelas Robert Kardinal.

Oleh sebab itu dirinya berharap media dapat menjadi sarana untuk mempublikasikan informasi penting dan mendidik.

“Peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi edukasi (mendidik) mengenai bahaya yang ditimbulkan dalam menghirup lem aibon,”ucapnya.

Dikatakannya, lem aibon masuk dalam kategori penyalahgunaan narkoba, walaupun bukan narkoba berat. Bukan hanya narkoba, lingkungan dan infrastruktur daerah maupun hal-hal lain, harus dapat dipublikasikan dengan baik. Agar masyarakat mengerti dan mengetahui mana yang baik atau benar maupun sebaliknya, “harapnya. (HP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *