Robert Kardinal: Kader Golkar R4 yang Tidak Dukung Faris-Ori Siap Ditindak Tegas

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Raja Ampat,Honaipapua.com, -Anggota DPR RI Robert Kardinal yang merupakan keterwakilan daerah pemilihan Papua Barat, memberikan ketegasan kepada kader partai Golongan Karya (Golkar), untuk memberikan dukungan penuh kepada pasangan Faris-Ori dalam Pilkada Kabupaten Raja Ampat tanggal, 09 Desember 2020. Hal itu dikatakannya saat melakukan orasi politik di Kampung PAM, Distrik Waigeo Barat Kepulauan. Selasa, (01/12/2020).

” Sudah keputusan DPP Golkar dengan diberikannya rekomendasi kepada pasangan Faris-Ori untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Raja Ampat, tanggal (09/12/2020). Oleh sebab itu disampaikan kepada semua kader Golkar Kabupaten Raja Ampat untuk mendukung penuh pasangan Faris-Ori, “ujar Robert Kardinal.

Apabila keputusan dari DPP Golkar tidak dilakukan oleh kader Golkar Kabupaten Raja Ampat, maka akan diberikan sanksi tegas, dengan proses Pergantian Antar Waktu ( PAW).

Usai melakukan Orasi singkat mendukung pasangan Faris -Ori, kepada wartawan Robert Kardinal menekankan bahwa laporan dan bukti ketidakdukunganya Kader Partai Golkar Raja Ampat terhadap pasangan Faris-Ori, sudah dibawa ke Jakarta oleh ketua DPD II Golkar Raja Ampat.

“Jadi sementara ini ketua DPD II Golkar Raja Ampat, Saudara Rony Dimara sekitar 3-4 hari yang lalu telah berangkat ke Jakarta untuk menyerahkan surat-surat kepada Ketua umum, sekretaris Jendral, bendahara umum dan semua wakil ketua DPP Partai Golkar” ujar Robert.

Ditanya mengenai jumlah kader Golkar yang dilaporkan ke DPP. Robert dengan tegas mengatakan, semua kader Golkar Raja Ampat yang tidak melaksanakan perintah DPP untuk mendukung Faris-Ori, dan surat- surat tersebut disertai dengan bukti audio Visualnya.

” Karena berdasarkan perintah DPP mereka ( kader golkar,red) harus bisa patuhi dan melaksanakan perintah itu. Tapi kalau tidak melaksanakan berarti harus diberikan sanksi tegas, “Tandasnya sembari menambahkan sanksi yang terberat, yaitu, di Pecat atau di PAW.

Disinggung mengenai internal fraksi, Robert juga menjelaskan bahwa, untuk fraksi bisa juga dipecat, namun yang punya jabatan, otomatis jabatannya diturunkan. Jadi pada intinya nanti kita akan lihat bersama, prosesnya bagaimana, kita akan ikuti. Karena kader partai Golkar ini dikenai sanksi, adminstrasi, sanksi ADRT, PO, Juklak dan Juknis.

” Sekali lagi saya menekankan kepada Kader Golkar Raja Ampat, bahwa surat ketidakdukunganya kepada pasangan Faris -Ori telah ditangan DPP Golkar. Tinggal menunggu proses selanjutnya, “imbuh Robert Kardinal. (cak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *