Ratusan APK Ditertibkan Bawaslu Kaimana

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com – Ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) ditertibkan oleh Bawaslu Kaimana pada, Rabu (6/2) kemarin. Ratusan APK yang ditertibkan ini, merupakan APK yang melanggar mekanisme kampanye yang sudah diatur oleh Bawaslu RI. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (6/2) kemarin.

Menurutnya, penertiban ini seseblumnya sudah disampaikan kepada partai politik peserta pemilu 2019.
Penertiban ini melibatkan KPU Kaimana, Satpol PP, Polres Kaimana dan juga DLLAJR Kabupaten Kaimana.

“Kami tidak hanya jalan sendiri, tetapi kami juga menggandeng beberapa instansi lainnya yang berkepentingan, terkait dengan pemasangan APK ini. Sebelum kegiatan kami dahului dengan apel bersama, lalu tim-tim mulai bergerak ke masing-masing lokasi,” ungkapnya.

Dilokasi pasar yakni di pasar sayur dan pasar iklan Krooy Kaimana, tim berhasil menertibkan 155 sticker, 2 baliho dan 1 spanduk. Sementara lokasi yang lain, masih di hitung oleh Bawaslu Kaimana. Namun jumlahnya juga pasti bervariasi dari masing-masing lokasi.

Lanjut Karolus, giat penertiban APK ini berdasarkan petunjuk dari Bawaslu RI, terkait metode kampanye pemilu 2019.

“Kegiatan ini sebagai tindaklanjut surat Bawaslu RI Nomor 1990/K.Bawaslu/PM.00.00/XI/2018 tertanggal 23 November 2018 yang lalu, perihal pengawasan metode kampanye pemilu 2019, serta hasil rapat koordinasi bersama antara, Bawaslu Kabupaten Kaimana, KPU Kabupaten Kaimana, Peserta pemilu 2019 Tingkat Kabupaten Kaimana dan Instansi terkait pada tanggal 30 januari 2019,” ujarnya.

Disinggung soal kriteria APK yang melanggar aturan, lanjut Karolus, disesuaikan dengan regulasi serta SK Bupati Kaimana terkait penetapan zona kampanye.

“Jadi, alat peraga kampanye baik yang difasilitasi oleh KPU, maupun penambahan oleh peserta pemilu agar dipasang pada lokasi Pemasangan APK, sesuai Keputusan KPU Kabupaten Kaimana Nomor 35/PL.01.5-Kpt/9208/KPU.Kab/IX/2018 tentang Penetapan Tempat Kampanye dan Lokasi pemasangan APK di Kabupaten Kaimana dalam Pemilihan Umum tahun 2019,” lanjutnya.

Selain itu, lanjut dia, Bawaslu juga sudah memberikan kesempatan kepada partai politik untuk mencopot sendiri APK yang melanggar, selama 1 kali 24 jam. Bawaslu punya waktu selama tiga hari kerja, sejak surat dikeluarkan untuk penertiban. Tetapi karena tidak ada inisatif baik dari parpol, maka sesuai dengan aturan, kami sendiri yang langsung eksekusi APK yang bermasalah ini,” ungkapnya.

Untuk itu, Karolus berharap kepada seluruh partai politik agar bisa menyampaikan kepada masing-masing calon, untuk selalu mengacu kepada aturan yang ada, sehingga calon juga tidak merasa dirugikan. “Kalau untuk kami memang berdasarkan regulasi. APK yang bermasalah, pasti akan kami tertibkan. Sehingga kami juga berharap kepada partai politik, untuk mensosialisasikan ini kepada seluruh calegnya. Sehingga jangan sampai, caleg merasa dirugikan karena ketidaktahuannya dia. Kami hanya menyampaikan kepada partai politik, dan selanjutnya partai politiklah yang harus menyampaikan kepada seluruh calegnya. Kami juga berharap agar, jika kedepannya masih ada APK yang mau dipasang oleh caleg, maka sebaiknya dikoordinasikan terlebih dahulu dengan parpol, atau bisa juga berkoordinasi langsung dengan Bawaslu Kaimana,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *