PDI-P Siap Pegang Palu DPRD Kaimana 2019-2024

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana, Honaipapua.com,- Pleno reakpitulasi tingkat Kabupaten sudah di laksanakan oleh KPUD Kaimana pada, Selasa (7/5) kemarin.

Dari hasil pleno tersebut maka sudah bisa dipastikan bahwa Partai Demokrat Indonesia – Perjuangan (PDI-P) siap memegang tampuk pimpinan DPRD Kaimana di periode lima tahun ke depan. Pasalnya PDI-P untuk kabupaten Kaimana berhasil meraih enam kursi, dan akan menjadi satu-satunya fraksi murni di DPRD Kaimana. Walaupun demikian, kepastian ini masih harus menunggu penetapan secara nasional di tingkat pusat.

Pleno tingkat kabupaten ini sebelumnya sudah dilaksanakan sejak tanggal 3 Mei yang lalu yang dimulai dari Dapil III dan Dapil IV. Untuk dapil I dan dapil II terpaksa dilakukan rekapitulasi ulang, karena data yang dimiliki oleh masing-masing pihak tidak sama. Oleh karena itu, pleno tingkat kabupaten ini diskorsing sejak hari Sabtu kemarin sambil menunggu diselesaikan rekapitulasi tingkat distrik Kaimana (dapil I dan dapil II). Karena dua dapil ini memiliki jumlah TPS yang tidak sedikit, maka waktu lebih banyak terkuras, dan sampai Selasa (7/5) dini hari baru bisa diselesaikan, dan langsung dilanjutkan dengan pleno tingkat kabupaten.

Sebelumnya, rekapitulasi tingkat distrik Kaimana sudah dilakukan pada awal Mei yang lalu di gedung Rehobot. Namun karena data yang dimiliki masing-masing pihak, tidaklah sama, maka rekapitulasi akhirnya di gelar kembali. Tentunya hal ini menjadi catatan penting bagi KPUD Kaimana dan juga Bawaslu Kaimana, karena data yang dimiliki oleh masing-masing pihak tidaklah sama. Banyak pihak juga mengatakan bahwa pihak penyelenggara terutama PPD yang tidak bekerja baik pada saat pemungutan dan perhitungan suara pada hari H 17 April yang lalu.

Sementara itu, data yang kami dapatkan dari KPUD Kaimana bahwa 20 kursi berdasarkan perhitungan sementara yakni; PDI-P mendapatkan 6 kursi diantaranya; Charlly Richart E. Maipauw Nomor Urut 3 Dapil I dengan perolehan suara sebanyak 501 suara, dengan suara sah parpol dan calon sebanyak 1.338. Berikutnya Erni Maya Epha nomor urut 1 dari Dapil 1 dengan perolehan suara sebanyak 344 dengan perolehan suara parpol dan calon sebanyak 1.338. Berikutnya Petrus Pulo, SE nomor urut 5 Dapil II dengan perolehan suara sebanyak 353 dengan perolehan suara parpol dan calon sebanyak 1.734. Berikutnya, Mohammad Mansur Sirua nomor urut 3 dengan perolehan suara sebanyak 319, dengan perolehan suara sah parpol dan calon sebanyak 1.734. Posisi berikutnya diambil oleh Herri Meturan nomor urut 3 dapil III dengan perolehan suara sebanyak 436 suara, dengan perolehan suara sah parpol dan calon sebanyak 1.051. Posisi ke enam di raih oleh Irsan Lie nomor urut 3 Dapil IV dengan perolehan suara sebanyak 438, dengan perolehan suara sah parpol dan calon sebanyak 717.

Sementara itu, Partai Golkar hanya mampu mendapatkan empat kursi yakni; kursi pertama di ambil oleh Frans Amerbay Dapil I dengan perolehan suara 194 dengan suara sah parpol dan calon sebanyak 542. Kursi berikutnya diambil oleh Jaquilina Claudia, S.Hut Dapil II dengan perolehan suara sebanyak 275 dengan perolehan suara sah parpol dan calon sebanyak 1.018. kursi ketiga diambil oleh Suny Syamsu Dapil III dengan perolehan suara sebanyak 182 dengan perolehan suara sah parpol dan calon sebanyak 478. Kursi ke empat diraih oleh Hengky Ochtovianus Murmana Dapil IV dengan perolehan suara sebanyak 418 dengan suara sah parpol dan calon sebanyak 699.

Partai Demokrat harus menelan kekecewaannya karena hanya mampu mendapatkan 3 kursi dari 4 kursi periode sebelumnya yakni; kursi pertama diraih oleh Philip Heinrich Dapil I dengan perolehan suara sebanyak 460 dengan suara sah parpol dan calon sebanyak 1.022. Kursi kedua diraih oleh Kasir Sanggei dari Dapil II dengan perolehan suara sebanyak 513 suara, dengan jumlah suara parpol dan calon sebanyak 1.424. Kursi ketiga diraih oleh Apolos Wetebosy dari Dapil III dengan jumlah suara 366, dengan perolehan suara sah parpol dan calon dapil III Partai Demokrat sebanyak 702 suara.

Sementara itu, Partai Nasdem dan PP hanya mampu meraih masing-masing dua kursi. Dua kursi di partai Nasdem diraih oleh Simon Petrus Fofid dari Dapil I dengan perolehan suara sebanyak 361 dengan perolahan suara parpol dan calon sebanyak 955. Kursi kedua di raih oleh Anwar Kamakaula dari Dapil II dengan perolehan suara sebanyak 307, dengan perolehan suara sah parpol dan calon sebanyak 732.

Sementara PPP mampu membayar tunai kekalahannya pada peride yang lalu, berhasil merebut dua kursi. Kursi pertama di raih oleh Yehadi Alhamid dari Dapil I yang juga adalah ketua Partai PPP, dengan perolehan suara sebanyak 152 dengan suara sah parpol dan calon sebanyak 399. Kursi kedua PPP diraih oleh Arsyad Laway dari dapil II PPP, dengan perolehan suara sebanyak 223 dengan perolehan suara sah partai dan calon sebanyak 564.

Tiga kursi tersisa lainnya berhasil diraih oleh PAN, Gerindra dan Hanura. Kursi untuk PAN diraih oleh Ketua Partai PAN Kaimana yaitu Fatamsya Furu, S.Hut dari Dapil IV, dengan perolehan suara sebanyak 448 dengan perolehan suara sah parpol dan calon sebanyak 684.

Kursi untuk Gerindra diraih oleh Ruthviani Asnath Bless dari Dapil II, dengan perolehan suara sebanyak 128 dengan suara sah parpol dan calon sebanyak 704. Patai Hanura pun akhirnya kebagaian satu kursi yang akan ditempati oleh Lucky Ricky Loupatty dari Dapil II dengan perolehan suara sebanyak 403 dengan suara paprol dan calon sebanyak 657 suara.
Sehingga, dari keduapuluh kursi ini, ada tujuh kursi berhasil direbut kembali oleh incumbent, sementara 13 kursi lainnya diraih oleh wajah-wajah baru yang akan duduk di kursi dewan periode 2019 – 2024 mendatang. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *