Paslon Bupati Mimika Hans Magal-Muis Dinyatakan TMS

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jayapura, Fajarpapua.co – Komisi Pemilihan Umum Provinsi mewakili KPU Kabupaten Mimika kembali menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Hans Magal – Abdul Muis Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebagai peserta pilkada serentak Kabupaten Mimika periode 2018 – 2023.

Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy, mengatakan, proses sengketa Pilkada Mimika masih terus berlanjut di DKPP, agar KPU melakukan koreksi terhadap pasangan calon Bupati Mimika Hans Maga – Abdul Muis (HAM).

“ Dalam PKPU Pasal 7 huruf O dan P itu sangat jelas bahwa, yang pernah menjabat sebagai Bupati tidak bisa mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati dan ini berdasarkan arahan surat KPU RI serta hasil koordinasi yang kami lakukan sehingga kami segera mengambil keputusan agar ada ruang hukum bagi paslon HAM untuk melakukan upaya hukum atas putusan tersebut,” kata Adam Arisoy didampingi Anggota KPU Papua, Tarwinto saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jayapura, Rabu (9/5/2018).

Dikatakan, keputusan KPU Mimika berdasarkan putusan DKPP nomor 34/DKPP-PKE-VII/2018 yang menyatakan, menjatuhkan hukuman sanksi pemberhentian sementara kepada Ketua merangkap anggota dan anggota KPU Mimika sampai Keputusan KPU Kabupaten Mimika terkait syarat calon pasangan calon Hans Magal – Abdul Muis dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mimika tahun 2018.

“Jadi, kami (KPU Papua) sudah melakukan koreksi dan keputusan yang kami ambil, tidak ada kepentingan apa-apa, tapi kami jalan sesuai perintah DKPP yang mengabulkan permohonan pemohon sebagian dan memberikan teguran keras bagi KPU Kabupaten Mimika, dengan memberhentikan sementara KPU Mimika dan diambil alih oleh KPU Provinsi Papua dan KPU RI dan KPU Papua melakukan koreksi terhadap SK penetapan paslon Bupati Mimika Hans Magal – Abdul Muis,” jelas Adam.

Arisoy menjelaskan, batas waktu pengajuan gugatan pasangan Hans Magal-Abdul Musi di hitung sejak hasil putusan Pleno KPU Papua di terima.

“ Sehingga kami berupaya agar putusan hasil pleno ini segera mereka terima, dan mereka bisa melakukan upaya hukum,dan selain itu juga pada Selasa (8/5/2018) lalu, pleno KPU Provinsi yang mengambil sementara tugas KPU Mimika dan kita menetapkan pasangan calon Bupati Mimika periode 2018 – 2023, Hans Magal – Abdul Muis Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan hasil keputusan KPU ini bisa digunakan pasangan HAM untuk melakukan upaya hukum ke Bawaslu,” katanya.

Dalam hasil pleno KPU Papua menetapkan 5 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati peserta pilkada serentak Kabupaten Mimika periode 2018 – 2023.

“ Jadi, sekarang sisa 5 paslon diantaranya, Drs. Petrus Yanwarin-Alpius Edowai, Robertus Waraopea, SH-Albert Bolang, SH MH, Wilhelmus Pigai-Anthanasius Allo Rafra, SH, Eltinus Omaleng, SE MH-Johannes Rettob, S.Sos, MM dan Maria Florida Kotorok, SE,. MH.Kes-Yustus Way, S.Sos. (bal/del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *