Optimalkan Pengawasan, Panwascam Kaimana Gelar Bimtek

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Untuk mengoptimalkan tugas pengawasan, Panwascam Kaimana menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu kepada seluruh Panwas desa yang ada di Distrik Kaimana. Bertempat di rumah makan Belia, Jl. Utarum Kaki Air Kecil, Sabtu (4/7), Ketua Bawaslu Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE membuka kegiatan ini.

Ketua Bawaslu Kaimana, Karolus Kopong Sabon, SE, saat menyerahkan Perlengkapan APD untuk Panwas Kecamatan Kaimana, Usai membuka kegiatan.

Inti dari kegiatan ini adalah memberikan penguatan terkait pengawasan (Surat Edaran KPU RI Nomor 20 Tahun 2020) dan juga penegasan kembali terkait teknis pelaksanaan tahapan pengawasan pemilukada di masa pandemi Covid-19, terutama tentang protokol kesehatan.
Ketua Bawaslu Kaimana menegaskan bahwa, seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten wajib hukumnya untuk memperhatikan protokol kesehatan.

“ Untuk pelaksanaan tahapan pengawasan, seluruh petugas pengawasan harus menggunakan APD, minimal masker. Memang untuk awalnya agak risih, tapi mau tidak mau harus digunakan, karena sudah diatur dalam regulasi. Sehingga kami Tegaskan kembali bahwa seluruh petugas pengawasan, wajib mengenakan APD pada saat melakukan pengawasan,” ujarnya.

Terkait dengan kelengkapan APD, Karolus menambahkan bahwa, Jumat malam (3/7) kemarin, Bawaslu sudah menerima perlengkapan APD dari Pemerintah Daerah Kaimana.

“ Puji Tuhan bahwa kami sudah menerima perlengkapan APD dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana. Kami memberikan apresiasi untuk itu. Mulai tadi pagi juga, kami sudah mendistribusikan perlengkapan APD untuk masing-masing distrik, terkecuali distrik Etna dan Yamor. Untuk dua distrik ini, baru akan kami distribusikan hari Senin besok,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu pemateri dalam kegiatan Sosialisasi ini, Abdul Haji Kastela, memberikan materi tentang tata cara dan mekanisme pengawasan dalam tahapan pencoklitan.

Nampak berdiri didepan, Abdul Haji Kastela, saat menyampaikan Materi

“ Materi ini sangat penting, mengingat salah satu tahapan yang akan dilaksnakan dalam waktu dekat ini andalan tahapan pencoklitan. Oleh karena itu, seluruh pengawas Pemilu harus menguasai teknis pengawasan dalam tahapan ini. Tugasnya pengawas, adalah mengecek apakah data dalam DP4 ini ada yang masih keliru atau tidak. Misalkan, ada warga yang punya hak pilih namun belum terakomodir, atau ada warga yang tidak memiliki hak pilih namun namanya masuk dalam daftar pemilih. Ini yang harus diperhatikan baik oleh teman-teman Panwas Distrik dan Panwas Desa,” ungkapnya.

Menurutnya,pengawasan yang dilakukan oleh pengawas distrik dan pengawas desa, tidak terlalu sulit.

“ Sebenarnya kerja-kerja Panwas Distrik dan Panwas Desa ini tidak terlalu sulit, karena hanya beberapa pasal saja dari regulasi yang jadi acuan. Sehingga cukup memahami regulasi saja, dan tugas-tugasnya saja maka pekerjaannya akan jauh lebih mudah. Yang lebih penting adalah penyaring an data pemilih ini. Kalau sudah mengetahui kekeliruan dalam data pemilih, maka langsung koordinasikan dengan PPD atau PPS. Sehingga data pemilih ini lebih akurat,” ujarnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *