KPU Kaimana Tetapkan Freddy Thie-Hasbullah Pemenang Pilkada Kaimana

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia memutuskan dalam sidang pembacaan putusan bagi sebagian daerah yang melayangkan gugatan ke MK pekan lalu, dan menyatakan bahwa menolak gugatan yang dilayangkan oleh pasangan calon Rita Terurupun, S.Sos dan Leonard Syakema. Atas keputusan MK tersebut, maka KPU Kabupaten Kaimana akhirnya menetapkan pasangan calon Freddy Thie dan Hasbullah Furuada, SP sebagai pemenang dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Kaimana tahun 2020, dalam pleno penetapan pasangan calon terpilih pilkada Kaimana tahun 2020 yang dilaksanakan di Grand Papua Hotel, Senin (22/02).

Rapat pleno penetapan pasangan calon Pilkada Kaimana ini juga dijaga ketat oleh aparat keamanan mulai dari jalan masuk lingkat tanjung Simora sampai di lokasi dilaksanakannya rapat pleno penetapan pasangan calon.

Dari pantauan Honaipapua.com, hadir juga dalam rapat penetapan pasangan calon terpilih ini beberapa tamu undangan diantaranya; Bawaslu Kabupaten Kaimana, Kapolres Kaimana, Dandim 1804 Kaimana, Kepala Pengadilan Negeri Kaimana, Kepala Kejaksaan Negeri Kaimana, Wakil Ketua DPRD Kaimana, pimpinan partai pengusung pasangan calon TERKABUL dan juga beberapa tamu undangan lainnya.

Dalam rapat pleno penetapan pasangan calon ini, pasangan calon 01 Freddy Thie – Hasbullah Furuada,SP memperoleh suara sebanyak 15.323 suara. Sedangkan pasangan calon nomor urut 02 Rita Teurupun,S.Sos – Leonardo Syakema hanya memperoleh suara sebanyak 12.878 suara. Sehingga teradapat selisih suara sebanyak 2.445 suara atau 8,67 persen dari 28.201 total suara sah untuk Pilkada Kabupaten Kaimana tahun 2020.

Ketua KPU Kabupaten Kaimana, Kristianus Mathias Maturbongs, S.Sos dalam arahannya saat rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Kaimana Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Hasil Pemilihan Tahun 2020, mengatakan bahwa; pleno penetapan calon terpilih pasca putusan MK, sudah sesuai regulasi.

“Pleno ini menjadi kewajiban KPU sesuai dengan regulasi, dimana KPU wajib melaksanakan pleno penetapan paling kurang lima hari pasca putusan Mahkamah Konstitusi. Setelah mendapatkan salinan putusan MK, maka hati ini, KPU Kaimana melaksanakan rapat pleno terbuka ini,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *