Komisioner KPUD Tinggalkan Ruangan Pleno Nasib pasangan Pilbas di Pertanyakan

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Timika,Honaipapua.com,- Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mimika keluar ruangan bersama, Komisioner Devision SDM, Yoel Luis Rumakewi, Devisi Teknis Derek Mote saat di banjiri pertanyaan.

Dari pantauan media Honaipapua.com diruang sidang, ketiga komisioner KPUD, saat di hujani pertanyaan dan kemarahan dari pasangan calon (Paslon)Philipus Wakerkwa dan Haji Basri (PhilBas), pada saat memferivikasi dan putusan bagi paslon Philbas di gedung eme neme yauware, Rabu (23/05) malam.

Kemarahan oleh Paslon Philbas dikarenakan KPU Mimika tidak memberikan suatu putusan,dimana KPUD meminta putusan akan dilakukan oleh KPU Propinsi Papua dan di laksanakan di Jayapura.

Philipus selaku Bupati yang di usung dari jalur perseorangan ini, menjelaskan, bahwa saat KPU Mimika di Non-aktifkan dan Poksi KPU Mimika dialihkan ke KPU Propinsi. saat itu pula pasangan Philbas membawa data ke KPU Propinsi, namun setelah setiba di propinsi, KPU Mimika telah diaktifkan kembali, sehingga data verifikasi dialihkan KPU propinsi ke KPU Mimika.

Hal tersebut membuat pasangan Philbas dengan tegas dan mendesak KPU Mimika segera memutuskan hasil verikasi, karena menurut Philbas KPU Mimika sengaja tarik ulur putusan ini.

” Kami minta malam ini juga harus ada putusan karena waktu semakin mepet. Kami tidak mau putusan ini ditunda-tunda lagi. Dan kami minta KPU bertanggung jawab atas hal ini,” tegas Philipus Saat Rapat Pleno

Menjelang beberapa menit dimana Paslon Philbas yang terus menghujani pertanyaan bertubi-tubi akhirnya Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal beserta dua komisioner lainnya langsung meninggalkan ruangan pleno,hal itu membuat suasana menjadi tidak terkontrol hingga keadaan menjadi ricuh dimana saling kejar-kejaran terjadi kurang lebih setengah jam.

Namun setelah beberapa menit kemudian situasi dapat di kendalikan setelah pihak keamanan yang di tugaskan mengamankan jalannya Rapat Pleno dan mengambil ahli mengamankan situasi yang sempat memanas itu.

Maka dengan hasil putusan itu KPUD Mimika menetapkan sidang tersebut di tunda dakan akan di lanjutkan di Jayapura Propinsi Papua. (tmk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *