Inilah Konsep Tata Kelolah Pemerintahan Menurut TERKABUL dan RISMA

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kaimana,Honaipapua.com, -Masing-masing kandidat pilkada Kaimana, baik dari Paslon TERKABUL maupun Paslon RISMA terus mempresentasikan salah satu misi mereka yakni terkait dengan tata kelolah pemerintahan. Hampir disetiap titik kampanye tata kelolah pemerintahanan ini terus disampaikan kepada masing-masing paslon untuk massa simpatisannya.

Salah Satu Foto Kampanye TERKABUL

Terkait tata kelolah pemerintahan ini, pasangan nomor urut 1, TERKABUL mengatakan bahwa dibawah kepemimpinan mereka nantinya, tata kelolah pemerintahan ini akan dikelolah secara optimal. Salah satu point yang ditekankan oleh calon bupati Fredy Thie di beberapa titik kempanye Kaimana bahwa, pemerintahan nantinya, seluruh OPD akan diberikan kepercayaan dan tanggung jawab besar untuk mereka.

“Sebagai bupati dan wakil bupati, tentunya kami tidak mungkin memahami seluruh persoalan terjadi. Olehnya, kita akan perkuat OPD-OPD karena mereka ahli dibidangnya masing-masing. Kami akan berikan ruang sebesar-besarnya untuk mereka, agar mereka bisa kelolah OPD-nya dengan optimal. Kalau memang ada kebijakan urgent yang harus diselesaikan mereka, maka tidak mereka langsung bisa eksekusi. Tetapi jika ada hal yang harus dikomunikasikan dengan kepala daerah, maka wajib untuk di konsultasikan atau dikomunikasikan dengan kepala daerah,” ungkapnya.

Lanjut calon bupati nomor urut 1 ini bahwa, jika nanti di berikan amanah oleh rakyat, maka ruang komunikasi dengan kepala daerah itu akan terbuka lebar. “Misalnya, ketika kepala daerah mau keluar daerah, lalu kalau ada pimpinan OPD yang mau bertemu dan membicarakan sesuatu hal, maka kami berikan ruang itu. Ketika ada persoalan urgent yang harus diselesaikan OPD, maka kami berusaha untuk menerima mereka. Tidak hanya dikantor, tetapi dimana saja komunikasi itu berjalan. Sehingga ketika ada persoalan langsung diselesaikan,” ujarnya.

Fredy juga mengatakan bahwa khusus untuk penempatan pejabat daerah, dirinya dan wakil bupati akan melakukan penempatan pejabat sesuai dengan ketersediaan SDM yang ada.

“Artinya kalau satu OPD misalnya, dia butuhkan pempimpin yang benar-benar mumpuni, maka harus diambil, paling tidak dari latar belakangnya yang tepat. Sehingga menunjang optimalisasi pelayanan di OPD tersebut. Satu hal lagi, bahwa untuk penempatan pejabat ini, kami akan lakukan dengan transparan dan tidak ada perbedaan baik untuk OAP maupun untuk suku nusantara. Sehingga kita semua bisa bekerja dengan baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Salah Satu Foto Kampanye RISMA dengan Masyarakat Manado

Sementara itu, pasangan nomor urut 2, RISMA menawarkan tata kelolah pemerintahan yang melayani, yang juga merupakan salah satu misi dari pasangan ini. “Salah satu Misi kami lima tahun ke depan bahwa kami akan mewujudkan tata kelolah pemerintahan yang melayani. Melayani artinya bahwa, ketika masyarakat datang dengan berbagai persoalannya, maka paling tidak harus ada solusi untuk mereka. Sehingga penguatan-penguatan untuk OPD-OPD ini harus diperbaiki. Kita tidak mau, ketika masyarakat datang, tetapi pulang tanpa ada solusi. Solusi harus diberikan untuk mereka. Oleh karena itu, tata kelolah pemerintahan yang melayani ini harus diperkuat,” ujarnya.

Calon Bupati perempuan satu-satunya untuk Pilkada se-Tanah Papua 2020 ini mengatakan bahwa, tata kelolah pemerintahan yang melayani ini sangat berkaitan erat dengan misi RISMA lainnya yaitu; menjadikan Kaimana berkah.

“ Menjadikan Kaimana berkah ini juga adalah salah satu misi kami yang nantinya akan dituangkan di program kegiatan. Berkah artinya, seluruh masyarakat di Kabupaten Kaimana ini harus dilayani dengan baik, dan hadirnya RISMA untuk memimpin Kabupaten Kaimana lima tahun ke depan ini, harus menjadi berkah untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Kaimana,” ujarnya, seraya menambahkan pemberdayaan pegawai atau pejabat terus akan dilakukan RISMA.

Menurutnya, pengembangan SDM khususnya PNS (OAP) akan terus diperhatikan, ketika dipercayakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kaimana, termasuk pejabat pemerintahan. Pemerataan penempatan pegawai juga akan menjadi fokus RISMA kedepan.

“Putera daerah yang kompeten dan mempunyai kemampuan, akan kita perhatikan itu. Mengelolah pemerintahan tidak segampang yang kita bayangkan. Misalnya penempatan pejabat, putera asli ini menjadi prioritas kita, dan kita akan lakukan itu dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Penempatan pejabat ini juga ada kriteria-kriterianya, sehingga tidak bisa sembarang kita lakukan. Artinya, harus ada pemerataan khususnya untuk putera daerah. Kalau mereka mampu, kenapa tidak kita berikan kesempatan untuk mereka. Hal-hal ini yang kita benahi kedepannya, sehingga pelayanan pemerintah menjadi lebih optimal dan melayani,” pungkasnya. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *