Gakumdu Papua Barat Diminta Tindaklanjuti Pengaduan Parpol Dan Caleg

Politik
Bagikan berita ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Maybrat, Honaipapua.com, – Sentra GAKUMDU, BAWASLU Provinsi Papua barat diharapkan agar bergerak cepat menindaklanjuti pengaduan dari Parpol, maupun para calon, DPRD, DPR RI, DPD, terkait dugaan kecurangan penghilangan dokumen C.1-Plano, yang diduga dilakukan oleh KPU Kabupaten Maybrat.

” Kami sebagai Pemuda Maybrat meminta pihak yang berwajib segera mengusut tuntas dalang dibalik dugaan kecurangan Pemilu di Maybrat, hingga ke akar-akarnya dan hasil temuannya agar segera di umumkan ke Publik secara terang benderang, ” harap tokoh pemuda Maybrat, Vinsensius Turot kepada Honaipapua.com, via telepon selulernya, Selasa, (11/6).

Menurut Vinsen, sebab tindakan ini sudah masalah tindak pidana, nilai dan harga diri kami orang Maybrat, sementara pandangan orang dari suku lain, tentu penilaian buruk, sehingga kami atas nama masyarakat, meminta oknum yang terlibat pada tugas selaku pihak penyelenggara, baik komisioner maupun kepala sekertariat harus diperiksa dan ditertibkan lembaga KPU tersebut, agar lembaga negara dapat mengembalikan Independensinya.

” Kami sangat optimis ada pihak yang terlibat dalam kejahatan Demokrasi tersebut, sebab tindakan ini tentu melanggar Undang-undang No. 7 tahun 2017 dan melanggar peraturan DKPP No. 2 Tahun 2017, tentang Kode etik penyelenggara Pemilu. ” Kami sangat optimis Sekertaris KPU Maybrat telah melanggar ketentuan undang-undang No.7 tahun 2017 dan melanggar Peraturan DKPP No 2 Tahun 2017 tentang Kode etik penyelenggara Pemilu, karena diduga memiliki hubungan kekerabatan dengan oknum Caleg Partai Demokrat Provinsi Papua Barat Dapil 4 Berinisial Ibu H I. Misalkan dugaan kami ini benar, tentu melanggar Konstitusi dinegara kita, lebih parahnya lagi Sekertaris KPU Maybrat tidak pernah mengumumkan secara terbuka kepada publik atas hubungan kekerabatannya tersebut, “jelasnya.

Dikatakan Vinsen, dengan temuan dugaan penghilangan barang bukti, berupa dokumen Negara ini, semua komponen masyarakat kena dampak dari kejahatan oknum tertentu di KPU Maybrat. ” Saya menduga pelaku yang telah membuang dokumen Negara ini adalah pelaku orang lama didalam KPU Maybrat, yang selama ini sangat berpengalaman dengan kecurangan-kecurangan yang terstruktur dan sistimatis,”bebernya.

” Kami juga meminta BAWASLU Kabupaten Maybrat pada moment Klarifikasi, diharapkan mendorong kejahatan luar biasa ini, agar pelakunya dapat diproses hukum, demi menertibkan lembaga Negara yang Independen. Dan kedepannya bisa terwujudnya Maybrat yang bersih dan berwibawa, “tutup Vinsen. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *